POLMAN,– Kehadiran layanan pembuatan paspor dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dibuka oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Polewali Kabupaten Polman dalam rangkaian kegiatan Running Mandar Fest 2026 mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Layanan tersebut dinilai memudahkan warga karena dapat mengurus dokumen perjalanan sekaligus memeriksa kondisi kesehatan di lokasi acara.
Sejak pagi, masyarakat yang mengikuti maupun menyaksikan ajang lari tersebut tampak memanfaatkan layanan yang disediakan. Petugas Imigrasi memberikan pelayanan informasi keimigrasian, pendaftaran paspor, serta konsultasi terkait persyaratan dan prosedur pembuatan dokumen perjalanan.
Selain layanan keimigrasian, panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan. Fasilitas ini menjadi salah satu daya tarik karena dapat diakses oleh peserta maupun masyarakat umum tanpa dipungut biaya.
Sejumlah warga mengaku mengapresiasi inovasi pelayanan publik yang dihadirkan dalam kegiatan olahraga tersebut. Menurut mereka, pelayanan yang dibuka di ruang publik seperti ini lebih mudah dijangkau dan menghemat waktu, terutama bagi masyarakat yang memiliki kesibukan pada hari kerja.
Salah seorang warga, Andi (35), mengaku senang dengan hadirnya layanan Imigrasi di lokasi Running Mandar Fest 2026. Menurutnya, pelayanan tersebut sangat membantu masyarakat yang ingin mengurus paspor tanpa harus datang langsung ke kantor Imigrasi.
“Pelayanannya sangat baik dan cepat. Sekalian ikut kegiatan olahraga, kami juga bisa mendapatkan informasi tentang pembuatan paspor. Ditambah lagi ada pemeriksaan kesehatan gratis, jadi sangat bermanfaat,” ujarnya.Minggu 05 Juli 2026.
Hal senada disampaikan Nurhayati (42). Ia menilai pelayanan yang dibuka di ruang publik merupakan langkah positif karena lebih mudah dijangkau masyarakat.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan. Masyarakat jadi lebih mudah mengakses pelayanan pemerintah, apalagi semuanya dilayani dengan ramah dan gratis,” katanya.
Kepala Seksi Teknologi komunikasi dan Informasi Keimigrasian (TIKIM) Hendra Saputra menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Running Mandar Fest 2026 merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya dokumen perjalanan yang sah.
Melalui kegiatan ini, Imigrasi berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan keimigrasian tanpa harus selalu datang ke kantor.
Running Mandar Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi berbagai instansi dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Antusiasme warga terhadap layanan yang disediakan menunjukkan bahwa konsep pelayanan jemput bola masih menjadi salah satu kebutuhan masyarakat.Terang Hendar.(*)






