Makassar – Kabupaten Maros kembali menorehkan prestasi di bidang penyelenggaraan ibadah haji, dengan meraih penghargaan sebagai Pembinaan Haji Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penghargaan tersebut ditetapkan dalam Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi dan Debarkasi Makassar yang berlangsung di Aula Mina Asrama Haji Sudiang, Makassar, pada Rabu (1/7/2026).
Capaian ini menjadi kali keempat bagi Kabupaten Maros meraih predikat tersebut, setelah sebelumnya berhasil menjadi yang terbaik pada 2022, 2024, 2025, dan kembali pada 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, H. Ahmad Ihyadin, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan buah dari ikhtiar, dukungan, semangat, dan doa dari Bupati Maros, Wakil Bupati Maros, seluruh ASN Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, petugas kloter, rekan-rekan media, serta seluruh jemaah haji Kabupaten Maros,” ujar Ahmad Ihyadin.
Ia menjelaskan, keberhasilan Maros mempertahankan predikat tersebut tidak lepas dari pembinaan manasik haji yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.
Menurut Ahmad Ihyadin, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros menyelenggarakan 33 kali pertemuan manasik haji.
Selain itu, melalui kerja sama dengan KBIHU Hawaishah Kabupaten Maros, pembinaan manasik juga dilaksanakan hingga 86 kali pertemuan.
Tak hanya pembekalan teori, para calon jemaah haji juga mengikuti 12 kali simulasi praktik manasik berbasis rombongan maupun individual yang digelar di Asrama Haji Sudiang, Makassar.
“Kami berupaya memastikan jemaah memahami seluruh rangkaian ibadah haji, baik secara teori maupun praktik. Karena itu, simulasi manasik berbasis rombongan dan individual kami laksanakan berulang kali,” jelasnya.
Ahmad Ihyadin turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, beserta jajaran yang selama ini terus memberikan arahan dan dukungan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Terima kasih kepada Bapak K.H. Ikbal Ismail beserta seluruh jajaran atas petunjuk, arahan, apresiasi, dan doa sehingga Kabupaten Maros kembali meraih penghargaan pembinaan haji terbaik,” katanya.
Ia menegaskan pihaknya berkomitmen mempertahankan prestasi tersebut pada musim haji mendatang.
“Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin dan berjuang keras dengan penuh ikhtiar agar kembali meraih penghargaan Pembinaan Manasik Haji Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi,” pungkas Ahmad Ihyadin.
Menurutnya, dukungan Pemerintah Kabupaten Maros juga menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan tersebut.
Perhatian Bupati Maros terhadap pembinaan jemaah haji selama ini dinilai menjadi motivasi bagi seluruh jajaran penyelenggara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, mengaku bersyukur atas capaian yang kembali diraih Kabupaten Maros.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, petugas haji, pemerintah daerah hingga masyarakat. Pemerintah Kabupaten Maros tentu akan terus memberikan dukungan agar kualitas pembinaan dan pelayanan kepada calon jemaah haji semakin baik setiap tahunnya,” kata Chaidir.
Chaidir menilai keberhasilan mempertahankan penghargaan selama empat kali menjadi bukti bahwa sistem pembinaan manasik haji di Kabupaten Maros berjalan dengan baik, terstruktur, dan konsisten.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Maros. Namun yang lebih penting adalah bagaimana para jemaah benar-benar siap menjalankan ibadah haji dengan baik, mandiri, serta kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, tenaga kesehatan, petugas kloter, KBIHU, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus dipertahankan agar Kabupaten Maros kembali meraih penghargaan serupa pada musim haji 2027.
“Insyaallah, Pemerintah Kabupaten Maros akan terus mendukung seluruh program pembinaan haji agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tutupnya.
Penghargaan tersebut semakin memperkuat posisi Kabupaten Maros sebagai salah satu daerah dengan sistem pembinaan dan pelayanan jemaah haji terbaik di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan pada musim haji mendatang.






