KILASSULAWESI.COM,PALU– Untuk percepatan pembangunan, Wapres kembali mengecek langsung program rekonstruksi dan rehabilitasi di Palu, Senin 7 Oktober 2019.
Wapres di dampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Pejabat Eselon satu dari kementerian terkait meninjau langsung perbaikan rumah rusak Institut Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Hunian Tetap (Huntap) Kelurahan Duyu, Kota Palu, Huntap Kelurahan Tondo-Talise kota Palu Makassar Palu dan Rumah Sakit Umum Daerah Undata sebelum menggelar rapat dengan gubernur dan para bupati serta Walikota di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam peninjauannya, Wapres sempat menanam pohon Pule di Duyu. “Pohon ini banyak menyelamatkan orang saat stunami menerjang Palu,” tutur Letjen TNI Doni Monardo. Doni menambahkan, dirinya di ceritakan langsung oleh anggota masyarakat saat kunjungan ke Palu pada waktu yang lalu.
Sementara saat peninjauan Huntap Kelurahan Tondo-Talise yang di bangun oleh Yayasan Budha Tzu Chi yang sudah siap 30 unit, namun Yayasan tersebut mengeluhkan kekuarangan lahan untuk membangun sebanyak 370 unit. Mendengar keluhan Yayasan Wapres langsung menanyakan kepada Walikota yang menyertai dalam peninjauan. Di hadapan para pendamping Walikota memberikan jawaban untuk menyiapkan lahan kekurangannya. Jabat tangan walikota dengan Yayasan Budha Tzu Chi sebagai tanda kesepakan.
Kepada awak media, Wapres menjelaskan ada 4 hal yang harus segera selesaikan yang pertama, jelas Wapres, rumah rusak yang harus diberi stimulan tapi tidak perlu direlokasi minggu depan diserahkan dananya. “Besok diserahterimakan dananya kurang lebih 2 Triliun, Minggu depan selesai oleh Bupati masing-masing. Tentu makan tempo tetapi mulai Minggu depan akan selesai,” ujarnya.
Yang kedua, terang Wapres, relokasi yang setelah di cek tadi sudah berjalan maju, tanah-tanah yang Hak Guna Bangunan Usaha-nya sudah selesai, sudah lewat waktu akan dibangun dan digunakan untuk rumah-rumah rakyat. Kemudian yang ketiga, kata Wapres, pembangunan sarana jembatan dan lain-lain. “Harus selesai tahun depan , tahun 2020,” imbuhnya. Yang keempat Rumah Sakit-Rumah Sakit akan diperbaiki dalam setahun. (*/ade)






