Ujian Nasional SMP Berbasis Komputer di Wajo

KILASSULAWESI.COM, WAJO — Peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Wajo tahun ini akan tetap mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Hal itu diungkapkan,
Kabid Pendidikan SMP, Yahya saat dikonfirmasi PARE POS online, Kamis 19 Maret, dimana pelaksanaan ujian nasional tidak akan berubah, tetap berbasis komputer.

Meski demikian, kata Yahya, peserta didik tidak akaan memaksakan try out dalam mempersiapkan ujian nasional.” Yang dilaksanakan hanya simulasi ujian dengan mengikuti jadwal dari Kementerian Pendidikan,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, salah satu guru SMP Negeri 1 Sengkang, Yuliati Soetedjo mengatakan, pelaksanan UNBK di sekolahnya bakal menggunakan empat ruangan. “Jadi ada 4 ruangan yang akan digunakan. Untuk jumlah komputer yang disediakan sebanyak 30 ditambah laptop siswa sebanyak 120 unit,”ungkapnya.

Meski pelaksananya sendiri masih cukup lama, SMPN 1 Sengkang yang lima tahun belakangan ini menggunakan sistem UNBK siap melaksanakan ujian. Dari data yang dihimpun PARE POS online, di Kabupaten Wajo terdapat 74 sekolah jenjang SMP baik berstatus negeri maupun swasta yang akan melakukan UNBK. Sementara peserta didik yang bakal mengikuti UNBK tahun ini sebanyak 3.942 orang, dimana 2.007 orang diantaranya merupakan pelajar perempuan. Pelaksanaan UNBK sendiri dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, yang dimulai tanggal 20-23 April 2020. (ima)

Pos terkait