KILASSULAWESI.COM,POLMAN — Warga Desa Panyampa, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terindikasi positif Covid-19, setelah menjalani rapid test yang dilakukan petugas puskesmas sebanyak 2 kali. Warga tersebut diketahui belum lama pulang dari Malaysia.
Juru Bicara Penanganan Covid-19, Andi Suaib Nawawi mengatakan, belum bisa memastikan hasil rapid test itu sebab dua kali pemeriksaan memang hasilnya terindikasi Covid-19 dan itu tanpa gejala. ” Saya belum bisa memastikan apakah positif atau tidak karena belum ada hasil pemeriksaan swab yang akan dikirim ke Litbang Kementrian Kesehatan. Nanti kalau sudah keluar, baru kita bisa pastikan bahwa pasien tersebut positif korona,”ungkapnya.
Suaib menuturkan, upaya yang dilakukan petugas kesehatan akan merujuk pasien tersebut ke RSUD Polman untuk dirawat sementara diruang isolasi. Dia pun menugaskan anggotanya untuk melakukan pemeriksaan kepada warga yang diduga terindikasi positif Covid-19. “Kemungkinan hari ini mobil ambulance dinkes akan menjemput pasien tersebut untuk dirawat dirumah sakit dan pasien ini masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan( PDP),”jelasnya, Selasa 7 April, melalui sambungan telepon.
Warga Campalagian, Kata Suaib, terindikasi Virus Covid-19 tanpa gejala sehingga dulunya warga ini hanya mendapat layanan isolasi mandiri dirumah. Namun tetap kita pastikan petugas yang menangani harus menggunakan APD dan kita sarankan untuk di rawat di RSUD Polman. “Kalaupun dalam perjalanannya sudah menimbulkan gejala positif, maka kita akan rujuk ke rumah sakit regional Mamuju,”ungkapnya.(win)






