PMI Gelar Operasi Penyemprotan Disinfektan Berskala Besar

KILASSULAWESI.COM,PAREPARE– Dalam upayanya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan operasi penyemprotan disinfektan berskala besar di wilayah DKI DKI Jakarta (Jabodetabek). PMI mengerahkan lebih banyak armada dan relawan dari operasi penyemprotan yang biasanya dilakukan PMI beberapa waktu belakangan ini.

Setidaknya PMI mengerahkan 10 unit mobil Gunner di mana setiap unitnya didampingi 1 unit pengisi ulang cairan disinfektan.
Komite Operasi penanganan Covid-19 PMI, Husain Abdullah, mengatakan untuk operasi tahap 1 penyemprotan disinfektan berskala besar ini akan difokuskan pada area Jakarta Selatan dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, Husain berharap agar masyarakat tetap menjaga jarak dan membuka pintu serta jendela rumahnya agar cairan disinfektan dapat masuk. Husain menjamin cairan disinfektan yang digunakan PMI aman bagi manusia. “Operasi penyemprotan disinfektan pada pagi hari ini akan difokuskan pada area Jakarta Selatan dan Sekitarnya, untuk itu bagi masyarakat yang dilalui oleh operasi penyemprotan ini agar tetap menjaga jarak, dan sedapat mungkin membuka pintu rumah dan jendelanya agar cairan disinfektan dapat masuk dan tidak perlu khawatir karena cairan disinfektan yang digunakan PMI aman bagi manusia” ujar Husain saat memantau pemberangkatan armada penyemprot disinfekatan PMI di lokasi gudang darurat PMI jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan Minggu 12 April 2020.

Saat ini armada penyemprot PMI telah menjangkau 50 persen dari wilayah yang direncanakan dan sejauh ini berjalan lancar. Masyarakat nampaknya mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah sehingga memudahkan akses bagi armada penyemprot PMI untuk melakukan tugasnya.

Kota Parepare

Aksi serupa juga dilaksanakan di Kota Parepare, sejumlah titik menjadi sasaran aksi yang dipimpin langsung Ketua PMI Parepare, Taqiuddin Djabar. Sasaran aksi meliputi, Jalan Nursamawati, Jalan Brimob, Jalan Bau Massepe, Kelurahan Labukkang hingga Jalan Dg Pawero, Kecamatan Soreang.

Taqiuddin mengakui, kegiatan yang dilaksanakannya merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan dengan wabah virus korona atau Covid-19. “Upaya yang kami lakukan tak lain sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona di wilayah Parepare,”singkatnya (*/ade)

Pos terkait