PAREPOS. CO. ID, MAJENE- Jelang ramadan 1442 hijriah 2021 masehi Pemkab Majene bersama jajarannya mekakukan rapat. Rapat itu Pemerintah Kabupaten Majene membicarakan soal rencana adanya kegiatan Safari Ramadhan. Dalam rapat tersebut setelah menimbang semua masukan dari para pimpinan OPD lingkup Pemkab sudah sepakat dengan kegiatan safari ramadan tahun ini. Namun, pada rapat yang berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Majene itu tetap mengharuskan untuk penerapan protokol keseharan covid 19. Sebab, ini masih dalam. situasi pandemi covid 19.
Karena itu setelah memasuki bulan suci setidaknya ada empat pimpinan OPD serta para pejabat Forkopimda akan ditugaskan di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Majene. Seperti ada sembilan Masjid yang akan di datangi di setiap kecamatan tersebut saat safari ramadan.
Setiap pimpinan OPD akan menyampaikan program kegiatan di bidangnya masing-masing termasuk informasi seputar covid 19, bencana gempa bumi dan jelang berkhirnya masa jabatan Bupati Majene periode 2016-2021.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagrin Majene, H Busri mengatakan menyangkut tim safari ramadhan agar sebelum pelaksanaan safari ramadhan, Bagian Kesra Setda Majene sebaiknya mendata kembali Masjid yang ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan safari ramadan.
” Karena pengalaman di tahun-tahun sebelumnya saat kita datang ke Masjid tersebut ada yang kosong atau jamaahnya terlalu sedikit. Untuk itu harus didata lagi baru dimasukkan dalam list, ” sarannya.
Bupati Majene, Lukman mengharapkan setiap tim safari ramadan ini kiranya dapat memanfaatkan moment tersebut untuk silaturahmi sekaligus menyampaikan program kerjanya ke masyarakat. Artinya, lanjut Lukman menuturkan pimpinan OPD harus memanfaatkan kesempatan tersebut, untuk bersilaturahmi dengan masyarakat apalagi di bulan suci ramadhan yang Insya Allah membawa penuh berkah.
Sementara Kepala BPBD Majene, H Ilhamsyah menyampaikan sampai saat ini Kabupaten Majene masih dalam darurat covid 19. Belum ada informasi resmi dari Tim Gugus Tugas Covid 19 Pusat dan MUI pusat terkait larangan pelaksanaan ibadah di Masjid. Meski begitu diharapkan tiap -tiap Masjid melaksanakan protokol kesehatan. Selain itu, Ia juga menyarankan tim safari ramadhan membawa masker untuk dibagikan ke jamaah yang tidak menggunakan masker. Alasannya, biasanya jamaah datang ke masjid tidak memakai masker, sehingga perlu untuk diperhatikan.
Untuk safari ramadan tingkat Kabupaten Majene tahun ini, rencananya akan dimulai pada minggu pertama ramadhan 1442 hijriah 2021 masehi. (edy/B)






