MAKASSAR, KILASSULAWESI- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki target dua kursi untuk Senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel II dengan menurunkan 3 jagoan mereka.
Ketua DPW PKS Sulsel Amri Arsyid memberikan beberapa jagoan mereka yang akan turun di Dapil meliputi Kabupaten Bone, Soppeng, Wajo, Bulukumba, Sinjai, Maros, Pangkep, Barru dan Kota Parepare
Yakni Andi Akmal Pasluddin status petahana, kemudian Putra Menteri Pertanian periode 2014-2019 Andi Amran Sulaiman yakni Andi Amar Ma’ruf Sulaiman dan politisi milenial yang juga legislator DPRD Sulsel Ismail Bachtiar.
Namun ada dua nama, yang memiliki kemampuan dan telah terbukti dalam kontestasi yakni Andi Akmal yang telah dua kali lolos ke Senayan. Kemudian Ismail Bachtiar melanggeng mulus ke DPRD Sulsel di Pileg 2019.
Diketahui Andi Amar Ma’ruf Sulaiman belum teruji di kontestasi, namun memiliki kemampuan finansial jika ditopang oleh nama besar Andi Amran Sulaiman. “Insyaallah, Andi Amar Ma’ruf maju DPR RI,” kata Amri Arsyid.
Dirinya menyebutkan bagi PKS target dua kursi di Dapil II Sulsel cukup realistis. “Target dua kursi di Dapil II, saat ini Pak Andi Akmal sebagai caleg DPR-RI dan Pak Ismail akan naik ke DPR-RI,” lanjutnya.
Jika melihat tiga jagoan PKS di Dapil II tersebut rerata basis mereka berpusat di Kabupaten Bone. Misalnya Andi Akmal dua periode di DPR RI dengan suara terbesarnya di Bone.
Kemudian Ismail Bachtiar terpilih di DPRD Provinsi dari Dapil VII Kabupaten Bone. Selanjutnya Andi Amar merupakan putra daerah asal Bone, keluarga besarnya berada di Bumi Arung Palakka itu.
Manajer Strategi dan Operasional Jaringan Suara Indonesia Nursandy Syam menilai pemetaan Bacaleg yang cukup kompetitif otomatis menguntungkan partai politik dalam mendulang suara. Serta berpotensi menjaga hingga menaikkan perolehan kursi di dapil.
Hanya saja menurut Nursandy, target PKS di Dapil II yang tergolong neraka cukup berat bila mengejar dua kursi. Disebutkan Sandy untuk memperoleh target tersebut perlu kerja ekstra memanen dukungan elektoral yang signifikan.
“Apalagi medan kontestasi di dapil II sangat kompetitif. Butuh effort ekstra tak hanya dari 1-2 orang figur caleg. Namun sah-sah saja PKS mematok target dua kursi pada Pemilu 2024 mendatang. Dengan komposisi caleg yang sudah dirumuskan.Tentu punya kalkulasi politiknya sendiri,” kata Nursandy.
Nursandy menyebutkan, hasil Pileg 2019 lalu PKS meraih 100 ribu lebih suara di Dapil II Sulsel. Di mana PKS meraih kursi ke delapan. Sehingga target PKS di Dapil II Sulsel secara tidak langsung ingin menyaingi Partai Golkar peraih dua kursi. “Maka misi PKS mengejar target dua kursi tentu minimal bisa melampaui perolehan suara Golkar sekitar 400-an ribu suara yang sukses meraih dua kursi,” jelasnya. (*)






