PAREPARE, KILASSULAWESI– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali menunjukkan keterbukaannya terhadap aspirasi masyarakat dengan menerima kunjungan Lembaga Jaringan Oposisi Loyal (JOL) Kota Parepare di Ruang Rapat Kantor Fuel Terminal Parepare, Selasa, 4 Maret 2025, kemarin.
Pertemuan ini menjadi ajang diskusi strategis terkait distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Parepare. Dipimpin langsung oleh Ketua JOL, Muhammad Ikbal, dan diterima oleh Fuel Terminal Manager, Adhi Warsito, diskusi ini membahas isu-isu krusial, termasuk dugaan pengoplosan BBM yang belakangan menjadi perhatian publik.
Adhi Warsito menegaskan bahwa PT Pertamina Patra Niaga menjalankan operasional dengan standar ketat, memastikan seluruh proses distribusi BBM sesuai regulasi dan melalui tahapan quality control yang ketat.
Muhammad Ikbal, dalam kunjungan ini, mengungkapkan apresiasinya terhadap keterbukaan Pertamina dan menjelaskan bahwa observasi langsung di depot mengonfirmasi kualitas BBM yang murni dan aman digunakan masyarakat.
“Setiap tahapan pengujian memenuhi standar tinggi dan regulasi pemerintah. Kami memastikan BBM yang disalurkan melalui SPBU Kota Parepare aman dan sesuai standar,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen perusahaan terhadap transparansi, integritas, dan distribusi yang mematuhi prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Ia menyatakan kesiapan Pertamina bekerja sama dengan pihak terkait untuk menjamin distribusi BBM yang tepat sasaran dan bebas penyimpangan.
Pertemuan ini mempertegas komitmen Pertamina dalam menjaga hubungan yang transparan dengan masyarakat sekaligus menjadikan dialog ini sebagai langkah bersama untuk memastikan pendistribusian BBM yang aman dan efektif di wilayah Parepare.
Diharapkan komunikasi berkelanjutan seperti ini dapat semakin mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat demi penyediaan energi yang berkualitas.(*)






