Pemkab Majene Siapkan Lahan Pengembangan Sekolah Rakyat

Bupati Majene Andi Achmad Syukri bersama kadis PK PP Majene saat memperlihatkan dokumen legalitas terkait sekolah rakyat.

MAJENE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, Sulawesi Barat, rupanya telah bergerak cepat merespon program kerja yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pengembangan sekolah rakyat di seluruh Indonesia.

Kabupaten Majene sebagai pusat pengembangan keilmuan di Sulawesi Barat yang dinahkoda Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele ternyata telah melakukan persiapan untuk mendukung kebijakan pemerintah nasional. Bupati Majene telah mengambil langkah taktis pasca rapat koordinasi gubernur Sulbar bersama enam kepala daerah terkait tindak-lanjut pengembangan sekolah rakyat di Mamuju.

Bacaan Lainnya

Sebagai persiapan awal, Pemkab Majene saat ini telah menyiapkan lahan kurang lebih lima hektare yang berlokasi di Dusun Joleng Mea, Desa Maliaya, Kecamatan Malunda.

“Kami telah menindaklanjuti rencana pembangunan sekolah rakyat dengan menyiapkan dokumen surat peryataan kesiapan lahan. Termasuk, Pemkab Majene telah mendaftarkan legalitas lahan pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Majene,” kata Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele .

Menurut Bupati AST, lahan yang disiapkan oleh pemkab Majene sangat strategis karena mudah dijangkau oleh masyarakat di jalur trans Sulawesi atau berdampingan dengan SPN di Mekatta.

Sekolah rakyat merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo. Pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh, termasuk dalam penyediaan tenaga pendidik dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Bupati AST lebih jauh menjelaskan bahwa pemerintah daerah sangat antusias dengan program ini. Saat ini, telah banyak daerah mengajukan usulan pembangunan sekolah rakyat dengan kesiapan lahan yang sudah tersedia. Termasuk Pemkab Majene pun telah tuntas menyiapkan dokumen legalitas lahan tersebut. Sehidup kabupaten Majene sudah siap menyambut kehadiran sekolah rakyat itu. (Ahp)

 

Pos terkait