Muslimin Bando Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa di Sulsel

Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi PAN, Muslimin Bando

ENREKANG — Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi PAN, Muslimin Bando, menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, khususnya di wilayah pegunungan Sulawesi Selatan.

Menurut Muslimin, koperasi berperan sebagai instrumen ekonomi rakyat yang mampu memperkuat ketahanan sosial dan mendorong kemandirian desa. Ia menyebut program ini sejalan dengan fungsi Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Bacaan Lainnya

“Koperasi Merah Putih bisa menjadi wadah pembelajaran ekonomi, sekaligus penguat kemandirian desa secara nyata,” ujar Muslimin Bando yang juga mantan Bupati Enrekang dua periode.

Muslimin menyoroti potensi besar Enrekang yang memiliki 112 desa dan 17 kelurahan di 12 kecamatan, dengan kekuatan lokal di sektor pertanian, peternakan, dan kerajinan. Namun, ia menggarisbawahi bahwa keterbatasan akses permodalan dan kelembagaan ekonomi menjadi tantangan utama dalam pembangunan pedesaan.

Ia menilai koperasi bisa menjadi solusi kolektif, terutama dengan pendekatan teknologi dan pelatihan berbasis sumber daya manusia. Hal ini selaras dengan fokus Komisi X dalam mendorong pembangunan berbasis SDM unggul di wilayah desa.

> “Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga menyangkut pendidikan, kebudayaan, dan kemandirian sosial,” tegas tokoh Muhammadiyah Sulsel itu.

Muslimin menyerukan agar program Koperasi Merah Putih mendapatkan dukungan lintas sektor: dari regulasi, anggaran, hingga pendampingan aktif dari kementerian terkait dan pemerintah daerah. Ia berharap Kabupaten Enrekang bisa menjadi model koperasi desa berbasis kawasan pegunungan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Semangat gotong royong dan penguatan ekonomi desa harus benar-benar terasa di tengah masyarakat, bukan sekadar seremoni,” tutupnya.(*)

Pos terkait