Koperasi Merah Putih Kupa Siap Bangkitkan Ekonomi Desa Lewat Wisata dan Layanan Keuangan

Ketua Koperasi Merah Putih Kupa, Riswan Razak bersama pihak BRI Cabang Barru dan Kadis Koperasi

BARRU– Desa Kupa mencatat sejarah baru. Di tengah geliat pembangunan ekonomi berbasis komunitas, lahirlah Koperasi Merah Putih Kupa, koperasi pertama yang resmi berdiri di Kabupaten Barru. Fakta ini diakui langsung oleh Kepala Desa Kupa, Suardi SE.

“Kami bangga, koperasi merah putih pertama di Kabupaten Barru hadir di Desa Kupa. Ini bukan hanya soal administrasi, tapi soal semangat gotong royong dan kemandirian warga,” ujar Suardi beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Koperasi yang terbentuk pada 26 Mei 2025 ini telah mengumpulkan 50 anggota aktif, terdiri dari nelayan dan petani lokal, yang telah menyetor simpanan pokok dan wajib. Di bawah kepemimpinan Riswan Razak SE (Ketua), Agustan Camar (Sekretaris), dan Windaniati (Bendahara), koperasi ini langsung menyusun rencana pembangunan senilai Rp 1,7 miliar.

Tiga Pilar Pembangunan: Wisata, Pangan, dan Keuangan

Koperasi Merah Putih Kupa tidak sekadar menjadi wadah simpan-pinjam, tapi juga motor pembangunan desa. Tiga program unggulan yang tengah digagas:

–  Wisata Pantai Pareppa Kupa: Menjadikan pesisir Desa Kupa sebagai destinasi wisata baru yang ramah UMKM dan berbasis komunitas.
–  Gerai Sembako “Dapur Bersama”: Menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus memperkuat ketahanan pangan warga.
–  BRI Link Koperasi Desa Kupa: Fasilitas layanan keuangan digital yang akan memudahkan transaksi dan memperluas inklusi finansial.

Ketua Koperasi Merah Putih Kupa, Riswan Razak, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BRI Cabang Barru dan Dinas Koperasi untuk memastikan kelancaran program.

“BRI telah menyarankan agar kami memperbaiki proyeksi dini koperasi. Kami optimis, dengan sinergi yang ada, semua program bisa segera terealisasi,” kata Riswan.

Pengakuan Kepala Desa Suardi sekaligus ketua pengawas koperasi merah putih Kupa bahwa koperasi ini adalah yang pertama di Barru membuka peluang besar bagi desa-desa lain untuk mengikuti jejak Kupa. Dengan dukungan lintas lembaga dan semangat warga, Koperasi Merah Putih Kupa menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal yang berbasis solidaritas dan inovasi.(*)

Pos terkait