PAREPARE – Stadion BJ Habibie, yang kini bertaraf nasional dan menjadi markas PSM Makassar, Selasa, 13 Januari 2025 berubah wajah. Bukan laga Liga 1, melainkan pertandingan silaturahmi yang mempertemukan tiga kubu berbeda latar.
Bhayangkara FC, Media FC, dan Parepare All Star. Pertandingan berdurasi 35 menit ini menjadi simbol keakraban sekaligus adu gengsi di lapangan hijau. Laga pembuka mempertemukan Bhayangkara FC yang dikomandoi Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda bersama Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melawan Media FC yang dipimpin Danyon Brimob Parepare, Kompol Dr. Ramli.
Atmosfer pertandingan terasa unik, aparat dan pejabat eksekutif berhadapan dengan tim awak media. Jual beli serangan terjadi, namun sorotan publik jatuh pada aksi Tasming Hamid.
Menjelang peluit panjang, Tasming berhasil lolos dari jebakan offside dan menaklukkan kiper Media FC, Andi Ukki. Gol ini bukan sekadar angka di papan skor, tapi juga simbol “kepemimpinan yang mampu menembus pertahanan” sebuah metafora politik yang bisa jadi bahan sindiran publik.
Pertandingan kedua mempertemukan Media FC dengan Parepare All Star. Dipimpin tokoh senior Rahmat Sjamsu Alam dan H Rahman Saleh, tim veteran menunjukkan bahwa pengalaman masih jadi senjata.
Meski Media FC tampil ngotot, satu gol tipis dari All Star memastikan kemenangan. Kekalahan beruntun Media FC bisa dibaca sebagai satire, media yang biasanya jadi pengawas, kali ini justru “dibungkam” di lapangan.
Laga terakhir mempertemukan Parepare All Star dengan Bhayangkara FC. Pertandingan berlangsung sengit, namun All Star kembali unggul 1-0.
Kemenangan ini menegaskan bahwa “harga diri” veteran Parepare tetap terjaga, bahkan saat berhadapan dengan aparat. Dalam simbol Bugis-Makassar, ini bisa dibaca sebagai badik yang tetap tajam meski berkarat usia.
Wali Kota Parepare Tasming Hamid menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar olahraga, melainkan wadah mempererat keakraban, khususnya dengan awak media. “Bisa merasakan atmosfer lapangan bertaraf nasional seperti Stadion BJ Habibie adalah kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya.
Tasming juga menyinggung agenda ke depan, stadion ini akan terus dimanfaatkan. Dengan statusnya sebagai markas PSM Makassar, BJ Habibie Stadion kini menjadi simbol kebanggaan Parepare sekaligus magnet aktivitas sosial.(*)






