MAMUJU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan media, meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal daerah. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfo Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers serta konten kreator, Selasa, 17 Maret 2026, bertepatan dengan 27 Ramadhan 1447 Hijriah.
Ridwan menuturkan, sesuai arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Pemprov Sulbar pada tahun 2026 tetap memprioritaskan kemitraan dengan lembaga media sebagai kanal utama penyebarluasan informasi pembangunan. Saat ini, tercatat sekitar 130 media menjalin kerja sama dengan Pemprov Sulbar untuk mendukung publikasi kegiatan pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Kerja sama media tetap menjadi perhatian dan tetap mendapatkan dukungan anggaran, meskipun kondisi fiskal daerah tengah mengalami efisiensi,” ujarnya.
Ridwan juga mengapresiasi kontribusi insan pers Sulbar yang dinilai mampu menyebarluaskan informasi pembangunan secara berimbang dan produktif. Berkat dukungan tersebut, Sulbar berhasil menempati papan atas nasional dalam pemberitaan gubernur di media online. Sejak awal masa jabatan pasangan Suhardi Duka–Jumardi, Sulbar tercatat sembilan kali berada di posisi pertama.
“Capaian ini sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa meskipun dengan keterbatasan anggaran, sinergi yang kuat antara pemerintah dan media mampu mengoptimalkan penyebaran informasi pembangunan,” jelasnya.
Saat ini, Pemprov Sulbar berupaya menjaga konsistensi agar tetap berada di posisi tiga besar pemberitaan gubernur secara nasional. Namun Ridwan mengakui masih ada tantangan, salah satunya tingkat pengetahuan masyarakat terhadap program pemerintah yang baru mencapai sekitar 40 persen, jauh di bawah tingkat pengenalan terhadap figur gubernur yang mencapai 70 persen.
Sebagai langkah perbaikan, Kominfo Sulbar mulai memperkuat strategi komunikasi melalui media sosial dengan memantau isu di empat platform utama: Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok. “Media sosial menjadi kanal penting karena masyarakat kini dengan mudah menyampaikan aspirasi dan mendapatkan informasi secara cepat,” katanya.
Ke depan, selain mengoptimalkan 35 website Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemprov Sulbar juga akan memperluas kerja sama dengan konten kreator dan influencer lokal. Konten berupa infografis dan video pendek akan diprioritaskan untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat.
Di akhir sambutannya, Ridwan menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan nilai kerja sama dengan media yang belum ideal. Ia berharap sinergi yang baik dapat terus diperkuat demi mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.
“Kami diajak untuk tetap optimistis menghadapi tantangan, dengan berpegang pada prinsip syukur dan sabar sebagaimana arahan Gubernur Sulbar,” tutupnya.(*)






