WAJO- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan penyaluran BBM di Kabupaten Wajo tetap berjalan dan diperkuat melalui penambahan suplai, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat yang memicu antrean di sejumlah SPBU dalam beberapa waktu terakhir.
Antrean kendaraan terpantau terjadi di beberapa titik SPBU di wilayah Wajo, terutama pada periode meningkatnya aktivitas masyarakat dan kebutuhan sektor produktif. Kondisi ini turut menjadi perhatian pemerintah daerah dan DPRD setempat yang berencana melakukan pemantauan langsung di lapangan.
Sebagai langkah konkret, Pertamina menambah pasokan BBM jenis Biosolar hingga 50% dari rata-rata penyaluran harian guna mendukung kebutuhan petani, khususnya pada masa panen di wilayah tersebut.
Sales Branch Manager Sulselbar II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, menyampaikan bahwa langkah penambahan suplai dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
“Pertamina memberikan tambahan suplai Biosolar hingga 50% dari rata-rata harian untuk mendukung kebutuhan petani dan menyukseskan panen raya di Wajo. Ketersediaan energi tetap menjadi prioritas agar aktivitas produktif masyarakat tidak terganggu,” jelas Ridho.
Pertamina juga memastikan bahwa stok BBM secara umum dalam kondisi aman dan distribusi terus berjalan secara berkelanjutan. Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga penyalur terus diperkuat guna menjaga kelancaran layanan di SPBU.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa perusahaan terus menjaga stabilitas pasokan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Penambahan suplai dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan konsumsi, khususnya dari sektor pertanian. Masyarakat diharapkan melakukan pembelian secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan merata dan layanan tetap kondusif,” ujar Lilik.
Ia juga mengingatkan bahwa pengawasan distribusi terus diperkuat untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
“Apabila masyarakat menemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran di lapangan, dapat segera melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan,” tambahnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus melakukan monitoring intensif, menjaga keandalan distribusi, serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat di Kabupaten Wajo tetap terpenuhi secara optimal.(*)






