POLMAN,– Bupati Polewali Mandar menghadiri Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Triwulan I Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (30/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah, Kepala Bapperida, Kepala BPKAD, serta Inspektur Daerah Kabupaten Polewali Mandar.
Kehadiran jajaran ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan program pembangunan berjalan optimal dan terarah.
Rakerpim Triwulan I ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat dan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar, para bupati dan sekretaris daerah se-Sulawesi Barat, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulbar, serta Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat.
Agenda utama rapat kerja ini adalah pemaparan laporan hasil pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah Triwulan I Tahun Anggaran 2026 oleh masing-masing kepala daerah kabupaten.
Dalam forum tersebut, para bupati menyampaikan capaian kinerja pembangunan, realisasi anggaran, serta berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program di wilayah masing-masing.
Bupati Polewali Mandar H.Samsul Mahmud dalam pemaparannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan efektivitas pembangunan melalui penguatan perencanaan, pengawasan, serta sinergi antar perangkat daerah. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten, Provinsi, dan instansi vertikal guna mengatasi berbagai tantangan pembangunan.
“Melalui forum ini, kita bisa melihat secara objektif capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan. Ini menjadi bahan evaluasi penting agar ke depan pelaksanaan program pembangunan bisa lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya
memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah kabupaten, Provinsi, hingga instansi vertikal agar setiap program yang dijalankan dapat saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Ia berharap, hasil Rakerpim ini dapat menjadi dasar dalam merumuskan langkah strategis ke depan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat realisasi program prioritas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.(*)






