MAROS – Pemilihan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maros dinilai sebagai momentum strategis dalam menentukan arah gerakan pemuda ke depan.
Di tengah harapan besar akan hadirnya kepemimpinan yang mampu menyatukan berbagai elemen kepemudaan, dukungan terhadap figur potensial mulai mengalir dari sejumlah organisasi.
Salah satu dukungan tegas datang dari Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Maros, Zulfadly yang secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Alwan Akbar Jaya dalam kontestasi pemilihan Ketua DPD KNPI Maros.
Zulfadly mengatakan, KNPI sebagai rumah besar organisasi kepemudaan membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga memiliki kemampuan merangkul seluruh unsur pemuda serta mampu menghadirkan kerja nyata.
“Momentum pemilihan KNPI hari ini adalah momentum penting untuk menyatukan kembali energi pemuda. Kita membutuhkan figur yang tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga mampu merangkul, menggerakkan, dan menghadirkan dampak nyata bagi pemuda,”tegas Zulfadly.
Ia menilai, dari sejumlah figur yang muncul, Alwan Akbar Jaya merupakan sosok yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas serta semangat kolaborasi yang kuat untuk membawa KNPI Maros menjadi organisasi yang lebih maju dan inklusif.
“Dalam pandangan saya, saudara Alwan Akbar Jaya memiliki komitmen, kapasitas, serta semangat kolaborasi yang dibutuhkan untuk membawa KNPI Maros menjadi lebih progresif dan terbuka,”ujarnya.
Sebagai pimpinan organisasi kepemudaan berbasis kader, Zulfadly menegaskan, bahwa dukungan Pemuda Muhammadiyah bukan sekadar sikap politik sesaat, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam mendorong hadirnya kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan generasi muda Maros.
Ia menyebut, tantangan pemuda saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan lapangan kerja, pendidikan, pemberdayaan ekonomi kreatif hingga minimnya ruang aktualisasi. Karena itu, KNPI kedepan harus dipimpin oleh figur yang paham persoalan dan siap bekerja.
“KNPI tidak boleh hanya menjadi tempat seremonial. KNPI harus hidup, aktif dan menjadi wadah perjuangan pemuda. Kami melihat semangat itu ada pada Alwan Akbar Jaya,”katanya, Selasa (28/04/2026).
Lebih lanjut, Zulfadly menegaskan, bahwa pemuda Kabupaten Maros harus menjadikan momentum pemilihan ini sebagai ajang persatuan, bukan perpecahan.
“Saatnya pemuda bersatu, bukan terpecah. Saatnya bergerak, bukan sekadar wacana,”tegas Zulfadly saat memberikan keterangan kepada media Kilassulawesi.com
Ia juga mengajak seluruh elemen organisasi kepemudaan, OKP, komunitas dan pemuda independen agar bersama-sama mengawal proses pemilihan Ketua KNPI secara demokratis, sehat dan bermartabat.
Menurutnya, perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun semangat kebersamaan pasca pemilihan harus tetap dijaga demi kepentingan pemuda Maros secara luas.
“Kami mengajak seluruh elemen pemuda untuk mengedepankan persatuan dan menjaga marwah organisasi. Siapa pun yang terpilih nantinya harus menjadi pemimpin seluruh pemuda, bukan golongan tertentu,”ungkapnya.
Dukungan dari Ketua Pemuda Muhammadiyah Maros ini dinilai menjadi energi baru dalam dinamika pemilihan Ketua KNPI Kabupaten Maros. Dengan basis kaderisasi yang kuat, Pemuda Muhammadiyah merupakan salah satu elemen penting dalam peta gerakan kepemudaan di daerah.
Menutup pernyataannya, Zulfadly menyampaikan, optimisme bahwa di bawah kepemimpinan yang tepat, KNPI Maros akan mampu tampil sebagai organisasi yang relevan, progresif dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Bersama Pemuda, Kita Kuat. Bersama Alwan, Kita Maju,”paparnya.(*)





