MAROS – Pengurus Kabupaten Karang Taruna Maros resmi menggelar rapat pleno pembentukan Panitia Pelaksana Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) untuk pelaksanaan Temu Karya Kabupaten (TKK) Ke-IX. Agenda tersebut menjadi bagian dari tahapan regenerasi organisasi menyusul berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2021–2026.
Rapat berlangsung di Sekretariat Karang Taruna Maros, Jalan Azalea, Kelurahan Allepolea, Kecamatan Turikale, Minggu (14/05/2026) sore. Kegiatan itu dihadiri jajaran pengurus harian Karang Taruna Maros dengan suasana penuh semangat kebersamaan dan konsolidasi organisasi.
Pelaksanaan rapat berdasarkan surat undangan resmi bernomor 08.070/B/02.26/KT-MRS/URP/I/V/2026 yang ditandatangani Ketua Karang Taruna Maros, Muhammad Agus bersama Sekretaris M. Zulkifli.
Dalam sambutannya, Ketua Karang Taruna Maros, Muhammad Agus menegaskan bahwa pembentukan kepanitiaan merupakan amanat organisasi yang wajib dijalankan sesuai ketentuan dalam Petunjuk Organisasi (PO) Karang Taruna.
“Pembentukan panitia ini merupakan bagian dari amanat organisasi dan menjadi langkah awal untuk memastikan pelaksanaan Temu Karya Kabupaten berjalan tertib, demokratis, dan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Muhammad Agus.
Ia menilai TKK Ke-IX bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting dalam menentukan arah regenerasi dan keberlanjutan organisasi kepemudaan di Kabupaten Maros.
“Temu Karya ini menjadi momentum strategis untuk melahirkan kepemimpinan baru yang memiliki visi, kapasitas, dan komitmen kuat terhadap pengembangan Karang Taruna ke depan,” katanya.
Dalam forum tersebut, peserta rapat secara musyawarah dan mufakat menetapkan susunan Panitia Pelaksana dan Steering Committee yang akan mengawal seluruh tahapan pelaksanaan TKK Ke-IX.
Untuk Panitia Pelaksana (OC), Reza Fahlevi ditetapkan sebagai Ketua Panitia, Ahmad Fauzi sebagai Sekretaris, dan Ashadi sebagai Bendahara.
Sementara itu, Steering Committee (SC) atau Panitia Pengarah diketuai Lory Hendra Jaya dengan Muh. Kasim sebagai Sekretaris. Adapun anggota terdiri dari Muh. Jalil, Sri Marlina, Harmin T, Muh. Yusuf, Hamriani, serta perwakilan Pengurus Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan.
Ketua Steering Committee, Lory Hendra Jaya menegaskan pihaknya akan menjaga independensi dan profesionalitas selama tahapan Temu Karya berlangsung.
“Kami di Steering Committee akan memastikan seluruh proses berjalan objektif, transparan, dan mengedepankan semangat persatuan di internal Karang Taruna,” tegasnya.
Rapat pleno juga membahas langkah teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari penyusunan jadwal, koordinasi lintas pengurus, hingga komunikasi dengan pihak pembina organisasi.
Ketua Panitia Pelaksana, Reza Fahlevi mengatakan pihaknya segera bergerak menyusun agenda kerja agar pelaksanaan TKK berjalan maksimal dan tepat waktu.
“Panitia akan segera melakukan konsolidasi internal dan koordinasi dengan berbagai pihak agar seluruh tahapan Temu Karya dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” ucap Reza.
Suasana rapat berlangsung hangat dengan nuansa kekeluargaan yang menjadi ciri khas Karang Taruna melalui semboyan Aditya Karya Mahatva Yodha. Usai rapat, para pengurus tampak kompak berfoto bersama sebagai simbol soliditas organisasi menghadapi proses regenerasi kepemimpinan.
Muhammad Agus berharap Temu Karya Kabupaten Ke-IX mampu menghasilkan formatur dan kepengurusan baru yang progresif serta mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan pemuda.
“Karang Taruna harus tetap menjadi rumah besar pemuda yang aktif, produktif, dan hadir membantu masyarakat melalui program-program sosial yang nyata,” pungkasnya.(*)






