Desa Sudirman Dipilih Jadi Desa Bersinar, Lenni Marlina Dorong Desa Tumbuh Bersih, Kreatif dan Mandiri

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, H. Yandri Susanto didampingi Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur dan Kepala Desa Sudirman Lenni Marlina meninjau produk UMKM hasil karya masyarakat Desa Sudirman dalam rangka Program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) di Kecamatan Tanralili, Maros.

MAROS – Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, mendapat perhatian khusus dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal setelah ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan Program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar), Rabu (13/05/2026).

Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, bersama jajaran pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan tokoh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Sudirman, Lenni Marlina, menyebut penunjukan desanya sebagai bagian dari Program Desa Bersinar menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas lingkungan sosial masyarakat.

“Ini menjadi kehormatan sekaligus amanah besar bagi Desa Sudirman karena dipercaya menjadi bagian dari program nasional,” ujar Lenni.

Ia menilai kehadiran pemerintah pusat di desa menjadi bukti bahwa pembangunan desa kini tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga perlindungan masyarakat dari ancaman sosial.

Menurutnya, bahaya narkoba telah menjadi persoalan serius yang dapat mengganggu masa depan generasi muda apabila tidak dicegah sejak dini.

“Generasi muda harus dijaga agar tidak kehilangan masa depan akibat pengaruh narkoba yang semakin mengkhawatirkan,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Sudirman turut memperkenalkan berbagai produk lokal hasil karya masyarakat sebagai bentuk penguatan ekonomi berbasis potensi desa.

Mulai dari hasil olahan pangan hingga produk kreatif masyarakat dipamerkan kepada Menteri Desa dan para tamu undangan sebagai bukti kemampuan warga dalam mengembangkan usaha mandiri.

Lenni menjelaskan, pengembangan UMKM desa menjadi salah satu fokus pemerintah desa untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka lapangan usaha baru.

“Kami ingin masyarakat memiliki ruang untuk berkembang melalui usaha-usaha produktif yang lahir dari potensi lokal desa,” jelasnya.

Ia mengatakan, kemajuan desa harus dibangun secara seimbang antara pertumbuhan ekonomi, pendidikan masyarakat dan keamanan lingkungan sosial.

Selain itu, Pemerintah Desa Sudirman juga aktif melibatkan pemuda dalam berbagai kegiatan positif agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkotika.

“Pemuda harus diberi wadah untuk berkarya sehingga energi mereka tersalurkan ke hal-hal yang bermanfaat,” tegas Lenni.

Ia menambahkan, dukungan lintas sektor dalam Program Desa Bersinar menjadi langkah penting menciptakan desa yang lebih tangguh menghadapi tantangan sosial.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut karena desa tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan semua pihak,” ujarnya.

Lenni juga mengajak masyarakat menjaga kekompakan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya mencegah masuknya peredaran narkoba ke desa.

“Masyarakat harus saling mengingatkan dan peduli satu sama lain agar lingkungan tetap aman dan sehat,” tuturnya.

Program Desa Bersinar di Desa Sudirman diharapkan menjadi contoh pembangunan desa berbasis ketahanan sosial yang mampu melahirkan masyarakat produktif, berdaya saing dan terbebas dari ancaman narkotika.(*)

Pos terkait