Logo SAPMA PP Dipasang di Diduga Gudang Rokok Ilegal, Ketua SAPMA PP Maros Soroti Pencatutan Identitas Organisasi

Ketua SAPMA Pemuda Pancasila (PP) Maros, Takbir Abadi dan Stiker berlogo SAPMA Pemuda Pancasila Makassar terlihat terpasang di sebuah bangunan yang diduga menjadi gudang produksi rokok ilegal di Kecamatan Moncongloe, Maros.

MAROS – Ketua SAPMA Pemuda Pancasila (PP) Maros, Takbir Abadi angkat bicara terkait pemasangan stiker berlogo SAPMA PP pada sebuah bangunan yang diduga menjadi gudang rokok ilegal di Kecamatan Moncongloe, Maros.

Bangunan tersebut belakangan menjadi sorotan masyarakat karena diduga digunakan sebagai tempat aktivitas produksi maupun penyimpanan rokok ilegal. Keberadaan logo organisasi di lokasi itu pun memicu pertanyaan publik dan menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Takbir menegaskan, pihaknya tidak pernah memberikan izin ataupun mengetahui adanya pemasangan atribut organisasi di lokasi tersebut. Ia menilai penggunaan logo organisasi tanpa koordinasi merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan.

“Jangan membawa-bawa nama SAPMA PP tanpa dasar yang jelas. Kami tidak pernah memberi izin pemasangan logo di lokasi itu,” tegas Takbir Abadi, Selasa (12/05/2026).

Menurutnya, pemasangan logo organisasi pada lokasi yang diduga menjadi gudang rokok ilegal berpotensi menggiring opini publik seolah-olah ada keterkaitan organisasi dengan aktivitas di dalamnya.

“Masyarakat bisa saja menilai ada hubungan tertentu karena melihat logo organisasi terpasang di sana. Itu yang kami keberatan,” ujarnya.

Takbir mengatakan, pihaknya kini sementara melakukan komunikasi dengan PW SAPMA PP Sulawesi Selatan terkait persoalan tersebut agar tidak berkembang menjadi asumsi liar di tengah masyarakat.

“Kami sementara berkomunikasi dengan PW SAPMA PP Sulsel agar persoalan ini jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menilai persoalan tersebut perlu segera diperjelas karena penggunaan identitas organisasi tanpa koordinasi dapat mencederai nama baik organisasi.

“Karena logo SAPMA PP dipasang di lokasi yang diduga gudang rokok ilegal, tentu ini harus diperjelas supaya organisasi tidak ikut terseret opini publik,” tambahnya.

Takbir juga meminta pihak yang memasang atribut tersebut segera memberikan penjelasan terbuka dan mencopot logo organisasi apabila tidak memiliki hubungan resmi dengan SAPMA PP.

“Kalau memang tidak ada hubungan resmi dengan organisasi, jangan gunakan simbol SAPMA PP. Jangan sampai nama organisasi ikut terseret,” tegasnya lagi.

Ia memastikan SAPMA PP Maros tetap menjaga independensi organisasi dan tidak ingin identitas organisasi digunakan tanpa legitimasi maupun koordinasi resmi.

“SAPMA PP adalah organisasi kader dan kepemudaan. Nama organisasi tidak boleh dipakai seenaknya untuk kepentingan tertentu,” tutupnya.(*)

Pos terkait