POLMAN,– Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar dijadwalkan meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bulu Bawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (25/6).
Jembatan gantung sepanjang 45 meter tersebut merupakan hasil karya bakti Kodim 1402/Polman bersama masyarakat yang dibangun untuk menghubungkan Dusun Bulu Bawang, Desa Patampanua dengan Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali.
Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan peresmian Jembatan Perintis Garuda menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan konektivitas wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat.
“Insya Allah Bapak Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar dijadwalkan hadir untuk melaunching Jembatan Perintis Garuda yang telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan masyarakat,” kata Ikhwan Arifin di Polewali Mandar, Selasa (23/6/2026).
Menurut dia, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program strategis Nasional dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan keberadaan jembatan itu akan memberikan manfaat besar bagi warga karena menjadi akses penghubung yang lebih aman dan cepat antara Dusun Bulu Bawang dengan Kelurahan Manding.
Selain Pangdam XXIII/Palaka Wira, kegiatan peresmian juga dijadwalkan dihadiri Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M., para pejabat utama Kodam XXIII/Palaka Wira, serta Bupati Polewali Mandar H Samsul Mahmud dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Polewali Mandar.
Jembatan Perintis Garuda tersebut dibangun melalui semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat. Selama proses pembangunan, warga turut terlibat dalam berbagai tahapan pekerjaan sehingga mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Masyarakat Dusun Bulu Bawang menyambut gembira rampungnya pembangunan jembatan yang selama ini menjadi harapan warga karena dapat mempermudah akses pendidikan, kesehatan, serta distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya.
Peresmian jembatan tersebut diharapkan menjadi simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur dasar di wilayah pedesaan dan daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses transportasi. (Zik)






