KILASSULAWESI.COM, PAREPARE — Kekalahan Media FC kontra Umpar FC pada laga perdana pertandingan di Grup A Walikota Cup menjadi catatan. Pelatih Media FC Faisal Rizal mengungkap kekalahan timnya lebih kepada faktor materi pemain yang dimiliki Umpar FC lebih unggul. Selain muda, Umpar FC mampu bermain lebih apik dengan kerjasama yang baik.
Faisal mengatakan, Tim Media kekurangan sosok pemain lini depan (striker). Sehingga hampir semua serangan yang dilancarkan, tidak berbuah manis terutama saat mendekati garis pertahanan lawan. “Kami akui bahwa tim kami kekurangan penyelesaian disebabkan performa lini depan yang kurang baik,” ujarnya
Meskipun kata dia, sokongan duo gelandang veteran PSM Makassar yang direkrut Media FC tak banyak menciptakan peluang yang mengancam barisan pertahanan lawan. “Ketika bola naik, maka dengan mudah dirampas oleh tim lawan, karena lini depan kami kurang solid dan harus menjadi catatan,” tuturnya
Sementara itu mantan pemain PSM Samsul Haeruddin yang bermain di klub Media FC tetap optimis meski mengakui kekalahan. Syamsul yang bermain pada posisi gelandang serang itu memberi pujian kepada rekan setimnya di Media FC yang berupaya tampil maksimal. “Mereka memang lebih unggul, tapi tim kami juga bermain cukup baik,” ujarnya kepada Parepos sesaat setelah pertandingan usai
Pada laga tersebut Umpar FC tampil menguasai jalannya pertandingan sepanjang 90 menit. Tim yang didominasi pemain-pemain muda bertalenta itu menyulitkan perlawanan Media, meski di motori mantan pemain PSM Samsul Haeruddin dan Taslim. Media FC dipaksa pulang dengan kepala tertunduk setelah laga berakhir dengan kekalahan 1-2. (wal/ade)






