KILASSULAWESI.COM, PANGKEP– Pemeriksaan terhadap kapal asing yang berlabuh di Pulau Laiya, Desa Mattiro Labangeng, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) telah dilakukan. Kapal yang membawa puluhan kru yang berasal dari Tiongkok, Cina dengan tujuan bersandar di Pelabuhan Biringkassi telah dilarang mendekati pelabuhan oleh Petugas Kesyahbandaran UPP Pangkep bersama aparat Kepolisian dan TNI.
Petugas Kesyahbandaran UPP Pangkep, Capt Kurniawan Agung, benarkan kapal asal Tiongkok, Genco Bourgogne tersebut masuk ke Perairan Pangkep. Kapal itu berencana bersandar di Pelabuhan Biringkassi. “Saat proses pemeriksaan di kapal ini. Kapal ini memuat 21 kru asal Tiongkok,”katanya. Kapal besi bernama Genco Bourgogne telah melewati rute Hongkong menuju Biringkassi dan akan merapat ke Taiwan ini dijadwalkan memuat 40 ribu ton klinker dari PT Semen Tonasa. Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhanan (KKP) melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 21 kru tersebut.
Tim Gerak Cepat (TGC) Dinkes Kesehatan pun telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan. Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pangkep, dr Nurlia Sanusi, menjelaskan, petugas KKP telah melakukan pemeriksaan. Hasilnya, tidak ditemukan kru kapal dalam kondisi demam, namun pihaknya mengaku tetap waspada terhadap 21 orang warga negara asal Tiongkok itu. “Alhamdulillah semuanya tidak ada yang dalam kondisi demam. Namun kita tetap waspada, maka dari itu 21 ABK tersebut tidak diperkenankan turun dari atas kapal,” paparnya.(awi)






