MAJENE – Saat menghadiri prosesi pelepasan sembilan jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Majene, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majene, Jasman, S.IP, memberikan pesan khusus kepada para tamu Allah SWT.Pelepasan secara resmi JCH asal Kabupaten Majene itu dihadiri keluarga JCH, pejabat Pemkab Majene, jajaran Kemenag Majene serta kementerian haji (Kemenaj) Kabupaten Majene berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene.
Suasana pelepasan JCH ini sedikit berbeda dengan pelepasan JCH tahun lalu yang bertempat di stadion prasamya Mandar Majene. Begitu dengan jumlah JCH tahun lalu sekitar 200 JCH tersebut.
Namun, walaupun jumlah JCH asal Majene tahun ini menurun drastis, tetapi tidak mengurangi suasana semangat bagi JCH maupun keluarga JCH yang turut menyaksikan langsung keberangkatan JCH yang akan tergabung dalam kloter 19 Embarkasi Makassar.
Pada kesempatan pelepasan JCH, Ketua Komisi III DPRD Majene, Jasman juga turut hadir menyaksikan langsung JCH Kabupaten Majene tahun ini. Kehadiran politisi dari Partai Demokrat, sekaligus Ketua Fraksi Demokrat itu merupakan bentuk dukungan lembaga legislatif terhadap pelayanan ibadah haji bagi masyarakat Majene.
Dalam kesempatannya, Jasman berbaur dengan unsur Forkopimda dan pejabat lingkup Pemkab Majene lainnya untuk memberikan dukungan moril kepada para tamu Allah yang akan berangkat ke baitullah menunaikan ibadah haji tahun ini.
Jasman menyampaikan rasa syukurnya atas keberangkatan para JCH Majene dan menekankan bahwa meskipun jumlah jamaah tahun ini mengalami penurunan karena kebijakan kuota nasional, semangat dan kualitas pelayanan harus tetap menjadi prioritas dan lebih diutamakan agar tetap aman dan lancar.
Dilanjutkan jajaran DPRD, khususnya Komisi III, sangat mengapresiasi kesiapan panitia dan pemda dalam memfasilitasi keberangkatan ini. Kepada para jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan, mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem di tanah suci.
Selain itu, Jasman juga mengatakan adanya penurunan kuota haji yang menjadi sorotan dalam laporan panitia, bahwa pihak DPRD akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan masyarakat Majene mendapatkan informasi dan pelayanan terbaik.
Sedangkan mengenai kebijakan regulasi haji termasuk jatah atau kuota setiap tahunnya itu adalah kewenangan dari pemerintah pusat.” Dengan demikian, doa kami menyertai bapak, ibu serta fokuslah beribadah, jaga kondisi fisik, dan jangan lupa selipkan doa untuk kesejahteraan serta kemajuan Kabupaten Majene yang kita cintai ini di tempat mustajab tersebut. Selamat berangkat dan selamat pula kembali ke kampung halaman,” pesan Jasman. (Ahp)






