Data Korona Provinsi dan Kabupaten tak Singkron, Ini Buktinya

KILASSULAWESI.COM, SOPPENG – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Desiase (Covid-19) merilis data positif daerah, Minggu 12 April 2020 malam.

Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Muhammad Ichsan Mustari mengatakan, pasien positif korona di Sulsel bertambah dari 178 pasien menjadi 222 pasien, salah satunya berasal dari Kabupaten Soppeng.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Soppeng, Suriasni membantah data yang dikeluarkan Pemprov Sulsel. “Data belum ada, menunggu konfirmasi data yang akurat,” kata Suriasni yang juga Staf Ahli Setkab Soppeng, Senin 13 April 2020.

Suriasni menjelaskan, data pertanggal 12, tim gugus menangani 37 warga ODP, PDP sebanyak 10, dan 8 sudah sehat dan 2 sedang dirawat. Sementara dikutip dilaman resmi Covid-19 Pemprov Sulsel, data yang dimiliki Kabupaten Sopeng yakni 41 ODP, 5 PDP, 1 Positif dengan total 47 orang.

Dari data itu juga, kata Suriasni, pasien yang dinyatakan positif oleh Pemprov Sulsel berada di Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Ketidaksinkronan data provinsi dan kabupaten ini merupakan kedua kalinya, dimana sebelumnya Provinsi juga mengupdate data positif yang hasil dari pemerisaan swab oleh pasien yang dirujuk oleh Kabupaten Soppeng. (ima)

Pos terkait