Jelang Ramadan, Bupati Pantau Ketersediaan Sembako di Pasar Sentral Majene

KILASSULAWESI.COM, MAJENE– Bupati Majene, Fahmi Massiara bersama OPD terkait sedang memantauan harga pasar dan ketersediaan bahan pokok di Pasar sentral Majene. Bupati juga didampingi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Majene, Selasa 21 April 2020. Dalam kunjungannya, Bupati Majene Majene bersama TPID Majene memantau kestabilan sembako menjelang bulan suci Ramadan 1441 H yang tinggal beberapa hari lagi.

Saat ditemui Parepos Online, Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan, beberapa bahan pokok sedikit mengalami kenaikan, terutama lombok besar dan bawang putih. Akan tetapi, kata Bupati, alhamdulillah produksi bawang merah masih tetap stabil disebabkan sentra produksi bawang merah ada di beberapa titik di Kabupaten Majene sudah panen.

Bacaan Lainnya

Fahmi mengaku, setelah menelusuri beberapa lods dan kios yang ada di dalam pasar, ditemukan beberapa pedagang yang sudah tutup lods maupun kiosnya. Ini disebabkan kurangnya pengunjung yang datang ke pasar untuk berbelanja, namun di depan los dan kios para pedagang sengaja tempeli tulisan nomor telpon. Ini salah satu trik pedagang yang mulai melayani dagangannya secara online.

Bupati Majene juga menyambangi beberapa pedagang dan menanyakan omzet penjualannya dan rata-rata pedagang mengeluh karena kurangnya pembeli selama pandemi Covid-19. Langkah antisipasi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah menyikapi hal ini akan dilakukan evaluasi dan monitoring beberapa hari ke depan dan akan dikoordinasikan dengan Dinas Koperindag Majene.

“Artinya apakah kita akan melaksanakan “operasi pasar” atau bagaimana, karena presentasi penjual yang ada sekarang cuma berkisar pada 80 persen saja yang aktif, dan sisanya sekitar 20 persen yang mulai lesu,” katanya.

Bupati Fahmi pun berjanji ke depan para pelaku UMKM ini akan diberikan keringanan. Misalnya penangguhan pembayaran retribusi atau pajak yang bisa saja berlaku sampai tahun depan, atau sekalian pembebasan pembayarannya. “Semua itu nanti kita lihat hasil evaluasi selanjutnya, baru akan mengambil keputusan dengan langkah apa yang harus kita tempuh dan sesegera mungkin akan kita laksanakan,” pungkasnya. (edy)

Pos terkait