Korban Tenggelam di Sungai Mapilli Ditemukan, BPBD Polman: Ketiganya Tewas

KILASSULAWESI.COM,POLMAN — Setelah melakukan pencarian kurang lebih delapan hari lamanya dengan menyisir Sungai Mapilli, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman. Satu dari tiga korban tenggelam ditemukan Tim Basarnas bersama dengan BPBD, TNI dan Kepolisian yang dibantu warga setempat. Korban terakhir ini bernama Saparuddin (40) dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Polman, Andi Afandi Rahman mengatakan, setelah sepekan pencarian korban tenggelam di Sungai Mapilli. ” Alhamdulillah pagi tadi, sekira pukul 07.30 Wita Tim pencari berhasil menemukan jenazah korban lainnya yang tenggelam. Korban ini merupakan warga Desa Baru, Kecamatan Luyo. Korban ditemukan oleh warga di Muara Sungai Mapilli, Desa Buku Kecamatan Mapilli, kemudian berkordinasi dengan Basarnas untuk dilakukan evakuasi ke darat,”ungkapnya, Senin 1 Juni 2020.

Bacaan Lainnya

Dengan ditemukannya korban yang satu ini, kata Andi Afandi, semua korban tenggelam sebanyak 3 orang semuanya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Awalnya setelah seminggu lamanya melakukan pencarian tidak membuahkan hasil, Basarnas pun sempat menarik sebagian anggotanya untuk kembali. Namun masih ada empat orang yang tinggal untuk tetap bertahan melakukan pencarian bersama warga. Dan dihari kedelapan, akhirnya tim berhasil menemukan korban yang dibantu oleh warga. ” Saat ini jenazah sudah dijemput keluarga, untuk selanjutnya dikebumikan,” jelasnya.

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, tiga warga yang terjun ke Sungai Mappili takut karena menghindari kejaran petugas kepolisian. Ketiga korban yakni Zainuddin (45), warga Desa Sigerang, Kecamatan Mapilli, Safaruddin Alias Sapa (40), warga Desa Baru, Kecamatan Luyo, dan Asrar alias Aco (21), warga Jalan Merpati, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali.

Sebelumnya, Kepala Desa Segerang Andi Ahmad yang menyebutkan, tiga warga yang tenggelam di Sungai Mapilli lantaran menghindari kejaran aparat kepolisian karena kedapatan berjudi sabung ayam pada Senin 25 Mei 2020, dimana lokasinya tak jauh dari sungai tersebut.(win)

Pos terkait