Mundir mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat korban sedang mandi di sungai tersebut bersama 3 temannya. Ketika bermain perosotan dan berenang, tiba-tiba korban terseret arus sungai hingga 10 meter. Korban pun kemudian tenggelam dan hilang. Sedangkan tiga temannya selamat.
“Awalnya ketiga temannya itu tidak berani melaporkan karena takut. Tapi siangnya baru dilaporkan. Kata orang tua korban begitu,” ujarnya.
Kedua orang tua korban yakni, Ali Imron, 32, dan Saripatun, 30. Selama ini, korban tinggal sama ibunya. Sedangkan ayahnya, merantau di Jakarta. Korban merupakan siswa SD Negeri Tanjungharja 3 Kecamatan Kramat. Begitu pula tiga anak lainnya yang mandi bersama korban juga merupakan teman sekolahnya.
“Sebelum tim relawan sampai ke lokasi memang sejumlah warga sudah melakukan pencarian namun korban belum ditemukan,” imbuhnya. (yer/gun/fin)






