POLMAN— Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa kebutuhan LPG masyarakat tetap terjamin meski operasional SPBE PT. Mario Migas Mandar di wilayah Tumpiling, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, untuk sementara dilakukan penyesuaian.Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan seiring adanya perbaikan sistem guna menjaga keandalan operasional ke depan.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah melakukan pengalihan penyaluran LPG melalui SPBE PT. Karya Pribumi Nusantara di Pinrang, yang berjarak sekitar 36 kilometer dari SPBE Mario Migas Mandar.
Dengan mekanisme switching ini, stok LPG di wilayah Polman dipastikan aman dan penyaluran kepada masyarakat tetap berjalan normal tanpa kendala.
“Pertamina terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk menjaga kelancaran distribusi LPG. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan LPG sesuai kebutuhan,” ujar Lilik, Selasa, 19 Mei 2026.
Selain itu, Pertamina menekankan bahwa pengawasan distribusi LPG tidak hanya sebatas teknis, tetapi juga menyangkut aspek sosial. Perusahaan memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga di lapangan, sehingga masyarakat memperoleh LPG sesuai harga resmi.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina menjaga transparansi dan keadilan distribusi energi di daerah.






