LHKPN 2019, Jusuf Kalla Miliki Harta Rp 900 Miliar, Ini Daftar Perusahaannya

Ketua DMI HM Jusuf Kalla bersama Presiden RI Ir Jokowi

JAKARTA, KILASSULAWESI– Siapa yang tidak kenal dengan Ketua Umum DMI dan PMI Pusat, HM Jusuf Kalla. Pria yang akrab disapa JK lebih dikenal sebagai mantan Wakil Presiden di era SBY dan Jokowi. JK juga cukup sukses dengan aktifitasnya sebagai seorang pengusaha sukses.

Bagaimana tidak, usaha dari JK sudah dikenal sangat maju bahkan sejak putra kelahiran Kabupaten Bone itu menjabat sebagai Menteri Perdagangan hingga Menko Kesra. Dilansir dari LHKPN 2019 silam, dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya JK memiliki total kekayaan senilai Rp900,837,737,179, sehingga menjadi salah satu pejabat terkaya di Kabinet Kerja Jokowi, kala itu.

Bacaan Lainnya

Sumber kekayaan JK juga terdapat dari berbagai unit bisnis yang dia miliki sejak diwariskan dari sang ayah. Lantas, apa saja perusahaan Jusuf Kalla yang menjadi sumber kekayaannya?

Berikut daftar Perusahaan Jusuf Kalla, dikutip dari sejumlah media berdasarkan berbagai industri yang dikenal oleh banyak orang secara lengkap berikut ini:

Industri Otomotif

Perusahaan Jusuf Kalla yang cukup dikenal adalah sektor otomotif, mengingat Kalla Group melalui PT Hadji Kalla merupakan salah satu dealer utama Toyota di wilayah Sulawesi. Selain Kalla Toyota, perusahaan Jusuf Kalla dalam bidang otomotif adalah Kalla Kars yang menjual Jeep, Benelli, dan Keeway.

Konstruksi

Untuk diketahui, perusahaan Jusuf Kalla mengalami panen yang luar biasa mengingat adanya pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir. Terdapat beberapa perusahaan konstruksi yang dimiliki oleh Kalla Group yakni Kalla Aspal dan Bumi Karsa, serta kepemilikan saham Bukaka Teknik Utama sebesar 30%.

Transportasi dan Logistik

Untuk menunjang kebutuhan tol laut dan logistik, Jusuf Kalla memiliki usaha bidang transportasi pengangkutan. Dilansir dari situs Kalla Group, Jusuf Kalla memiliki tiga perusahaan penting yakni Kalla Logistik untuk pengangkutan roda empat, Kalla Lines untuk ekspedisi perkapalan, dan Kalla Transport untuk jasa transportasi sewa.

Energi

Selain bidang konstruksi, perusahaan Jusuf Kalla juga melebarkan sayap kepada industri energi terbarukan melalui Poso Energy dan Malea Energy. Poso Energy merupakan salah satu lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air dengan kapasitas 515 MegaWatt, sementara Malea Energy berada di Tana Toraja dengan kekuatan 90 MegaWatt. Selain energi terbarukan, perusahaan Jusuf Kalla juga terdiri dari perusahaan pengelolaan mineral hingga perusahaan beton.

Properti

Kalla Group juga memiliki beberapa unit bisnis properti, khususnya pembangunan Mal Ratu Indah, Wisma Kalla, Mall Nipah dan Trans Studio Makassar. Selain properti dalam bidang sistem sewa, Jusuf Kalla juga memiliki perumahan, yakni Perumahan Bukit Baruga di pusat kota Makassar.

Pendidikan

Tak hanya industri ekstraktif, Jusuf Kalla berikutnya juga turut serta dunia pendidikan. Pasalnya, ia memiliki Sekolah Islam Athirah dan Kalla Business School.

Itulah beberapa kompilasi perusahaan milik Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden yang hartanya tak akan habis meski terus berganti Presiden.(*)

 

Pos terkait