PAREPARE, KILASSULAWESI– PSM Makassar kembali akan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora BJ Habibie pada pekan ke-31 Liga 1, Jumat, 17 Maret 2023. Laga yang diprediksi sebagai penentu bagi pasukan Juku Eja guna mengunci gelar juara Liga 1 dikandang sendiri.
Antusiasme suporter PSM jelang laga sore ini cukup besar, tergambar pada usaha mereka memburu tiket, yang harganya naik empat kali lipat di tangan calo, seperti harga tiket tribun tertutup tembus hingga harga Rp450 ribu perorang. Selain suporter, penonton ‘musiman’ pun demikian hingga harga tiket yang dinaikkan seenaknya oleh calo, tetap ludes. Terlebih sekitar 90 persen tiket di alokasikan untuk komunitas supporter, dan 10 persen untuk penonton umum. “Biar berapa harganya tiket, demi menonton langsung PSM. Harus kita beli,”kata warga asal Pangkep, Wahid Putra Perdana, pagi tadi.
Berbeda halnya dengan salah satu suporter PSM asal Parepare, Sappe dimana mempertanyakan banyaknya tiket terjual dari oknum yang dinilainya sebagai mafia tiket. Harganya pun tak tangung-tangung mahalnya. “Saya mempertanyakan ke manajemen PSM kenapa bisa tiketnya banyak najual oknum yang saya anggap mafia, karena tiketnya tidak main-main kenaikannya,”ujarnya.
Guna agar menjaga laga tetap aman dan terkendali, jumlah personel gabungan pengamanan yang diterjunkan sebanyak 1.135 personel diantaranya, Polri 770 orang, TNI 165 orang, Pemkot Parepare 150 orang dan Panpel/Stewart 50 orang. Untuk rekomendasi pelaksanaan pertandingan kali ini, jumlah penonton masih dibatasi 75 persen dari jumlah kapasitas single seat Stadion.
Hal itu disampaikan Kabag Ops Polres Parepare, Kompol Burhanuddin jelang laga yang akan berlangsung pukul 16.00 Wita. Selain itu, lanjut Burhanuddin, tidak diperkenangkan untuk supporter memasuki area stadion atau zona 2 tanpa menggunakan tiket berbentuk gelang. Selain itu, Panpel dan Pemkot Parepare telah menyiapkan lokasi nonton bareng di satu titik, namun cukup luas, dan tidak mengganggu aktifitas di dalam perkotaan salah satunya di Lapangan Sepak Bola Lemoe, Bacukiki Kota Parepare. “Kami minta kerjasama yang baik seluruh pihak agar pertandingan berlangsung aman dan tertib,”singkatnya.
Seperti diketahui, saat ini skuad asuhan Bernardo Tavares masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan 66 poin atau unggul 12 poin atas Persija yang berada diposisi kedua. Secara statistik, langkah PSM raih kemenangan atas Bhayangkara FC terbilang sangat besar dengan 10 laga tanpa kekalahan. Bahkan sembilan diantaranya adalah kemenangan beruntun, catatan yang kian mengukuhkan PSM di puncak klasemen.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares mengakui Bhayangkara FC merupakan tim yang kuat. Menurut Tavares, waktu jeda dimanfaatkan untuk melakukan pemulihan meski timnya tak cukup waktu banyak untuk melakukan pemulihan usai laga melawan Persita Tangerang. Sementara, Kapten kesebelasan PSM Makassar, Wiljan Pluim mengatakan, pertandingan yang berat dan sulit. Namun, tetap fokus dan kerja keras untuk meraih poin penuh.(*)






