Peran Haji Yasir Bacaleg PPP Atasi Kelangkaan Pupuk dan Mahalnya Minyak Goreng

Masih seringnya terjadi kelangkaan pupuk dan mahalnya harga-harga sejumlah bahan kebutuhan pokok menarik perhatian sejumlah pihak.

Salah satunya Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPR RI dari Partai Persatuan Pembanguna (PPP), Haji Muhammad Yasir.

Politisi senior Sulsel itu mencoba memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat ini.

Haji Yasir yang akan bertarung di Dapil Sulsel II saat ini menggagas Warung Rakyat Peduli serta program khusus untuk mengatasi persoalan pupuk yang banyak dikeluhkan petani.

“Ada dua program yang sedang kita jalankan. Pertama, masalah kelangkaan pupuk, seperti di Kabupaten Soppeng. Kita mencoba untuk hadir memberi solusi kepada petani. Kedua sembako murah,” kata Haji Yasir, Rabu (26/4/2023).

Haji Yasir menjelaskan, inisiasi untuk kegiatan ini muncul setelah ia mendapat banyak keluhan warga. Dan sebagai tokoh asal Sulsel yang sudah berkiprah di level nasional, ia tergerak untuk ikut membantu masyaralat.

Menurut Haji Yasir, masyarakat tidak melulu butuh yang gratis-gratis. Namun, yang terpenting kata dia adalah ketersedian barang.

“Misalnya, untuk sembako, kita siapkan minyak goreng seharga 14.000 per liter. Ini kita bisa hadirkan ke masyarakat tanpa harus bagi-bagi gratis. Yang pasti, ketika masyarakat membutuhkan, barangnya tersedia. Itu yang lebih penting. Jadi ini kerja sosial untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Bicara soal kerja-kerja sosial, apa yang dilakukan Haji Yasir bagi warga Sulsel tidaklah mengejutkan.

Haji Yasir merupakan salah satu inisiator sejumlah program-program ekonomi kerakyatan yang kini dirasakan oleh masyarakat. Bukan hanya di Sulsel, tapi juga Indonesia secara keseluruhan.

Haji Yasir juga merupakan salah satu pencetus program-program strategis dalam usaha peningkatan dan perkembangan usaha kecil dan menengah. Juga salah satu fasilitator revitalisasi pasar-pasar tradisional di Indonesia.

Untuk diketahui, Haji Yasir terdaftar sebagai bacaleg PPP di Dapil Sulsel 2 yang meliputi Bone Soppeng Wajo, Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Sinjai dan Bulukumba. (*)

Pos terkait