Mobil Dinas Wali Kota Lama tak Digunakan Akbar Ali, Kok Bisa?

Mobil dinas Pj Wali Kota Parepare diarea parkir Gedung DPRD Kota Parepare

PAREPARE, KILASSULAWESI– Kehadiran Mobil Dinas yang dibeli dari uang rakyat itu hanya sebatas pinjam pakai. Dan ketika pejabat yang bersangkutan meninggalkan jabatannya maka secara otomatis mobil dinas tersebut dilepas, karena itu aset negara. Namun, kondisi itu tidak berlaku sepenuhnya di Kota Parepare.

Justru beredar kabar jika ada mantan pejabat enggan mengembalikannya, padahal tak lagi menjabat. Dalam aturan pengalihan kepemilikan mobil dinas lama kepada kepala daerah itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 tahun 2022.

Bacaan Lainnya

Dalam pasal 18 ayat 2 huruf a disebutkan kendaraan dengan umur empat sampai tujuh tahun memiliki nilai jual 40 persen dari hasil penilaian kendaraan sesuai peraturan perundang-undangan bidang pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah.

Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali yang ditemui beberapa waktu lalu di KPU enggan terlalu jauh menanggapi pertanyaan awak media. “Oh sementara proses peralihan, mungkin satu hingga dua hari kedepan. Tidak ada masalah, yang penting kita jalan terus untuk melayani masyarakat. Mobil itu hanya fasilitas, bukan hal pokok. Terpenting Wali Kotanya melayani semua warga Parepare,” ungkapnya.

Dari pantauan Kilassulawesi.com hingga saat ini, Direktur Kewaspadaan Nasional Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri yang menjabat Pj Wali Kota Parepare saat ini masih menggunakan mobil bekas jenis Toyota Innova Luxury dalam bertugas.

Berbeda halnya yang kerap digunakan mantan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe saat menjabat yakni mobil dinas jenis Toyota Vellfire yang lebih mewah dan mahal dari Innova.

Bahkan, karena mobil dinas yang kerap digunakan Wali Kota Parepare sebelumnya belum dikembalikan. Penjabat Wali Kota Parepare itu telah ditawarkan fasilitas mobil dinas jenis Toyota Fortuner untuk menggantikan Toyota Innova yang saat ini diagunakan.

Akan tetapi, pria kelahiran Rappang, Sidrap itu menolak fasilitas tersebut. Padahal, sebagai Pj Wali Kota, Akbar Ali memiliki hak menggunakan fasilitas mobil mewah.

Mobil fortuner tersebut awalnya diusulkan diadakan dengan sistem sewa rental untuk menunjang tugas-tugas kedinasannya.

Akbar Ali beralasan pemborosan anggaran jika harus merental mobil dinas senilai Rp200 juta setahun, atau jika sampai dua tahun mencapai Rp400 juta, sementara masih ada kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Parepare yang tersedia dan bisa digunakan.

Innova Luxury adalah mobil kelas menengah dengan kapasitas 1.998 cc. Sedangkan Fortuner tergolong mewah dengan kapasitas untuk varian tertinggi mencapai 2.755 cc. Mobil dinas jenis Innova Luxury bernomor polisi DP 1 A itu digunakan Akbar Ali saat menghadiri apel perdananya selaku Pj Wali Kota di halaman Kantor Wali Kota Parepare, Senin, 6 November 2023.

Kemudian digunakannya lagi saat menghadiri kegiatan Penyuluhan Kewaspadaan Dini menghadapi Pilkada di Hotel Pare Wisata. Selepas kegiatan itu, Akbar Ali dengan kendaraan dinasnya menuju ke DPRD Parepare, untuk bersilaturahmi dengan fraksi-fraksi di DPRD, di hari yang sama. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *