POLMAN, KILASSULAWESI– Penjabat Gubernur Sulawesi Barat, Prof Zudan Arif Fakrulloh melepas secara resmi pelayaran perdana angkutan penumpang melalui Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ke Lahad Datu Malaysia, Senin 18 Desember 2023, ditandai dengan penekanan tombol sirene di Pelabuhan Tanjung Silopo, Polman.
Prof Zudan Arif Fakrulloh dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya pelayaran perdana Tanjung Silopo-Lahad Datu Malaysia. “Hari ini kita mulai memanen apa yang dirancang oleh Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar dan Gubernur Sulbar periode 2017-2022 , Ali Baal Masdar sejak enam tahun lalu. Itu masa yang panjang. Ini bukti ketangguhan dalam berusaha. Terima kasih atas ketangguhan kawan-kawan semua,” ujar Prof Zudan.
Prof. Zudan mengingatkan hasil pertemuan dengan Ketua Menteri Sabah mengenai kebutuhan produk lokal asal Sulbar. “Ketua Menteri Sabah sangat mendukung upaya pelayaran menuju Lahad Datu pulang pergi. Permintaanya perlu beras, sayur, telur, buah-buahan dari Indonesia. Saat ditanya begitu saya jawab ‘bisa’,”ujarnya.
Atas komitmen itu, Sestama BNPP ini mengharapkan kekompakan mulai dari unsur pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat bersama sama mendorong pemenuhan pengiriman barang dan angkutan manusia dari Indonesia ke Malaysia melalui Pelabuhan Tanjung Silopo Polman. “Saya akan dukung penuh. Kita siap kembangkan dari pengiriman PMI, non PMI, setelah itu pengiriman barang barang,” pungkasnya.
Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar mengatakan, pembukaan jalur pelayaran Polman-Lahad Datu ini berangkat dari permasalahan yang dialami Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Lahad Datu, Sabah Malaysia. “Saya sangat senang dan bangga karena hasil kerja keras selama enam tahun untuk bagaimana Tanjung Silopo menjadi pelabuhan yang berguna untuk masyarakat Sulbar,” ucap Ibrahim.
Disampaikan, ini merupakan langkah awal dan diharapkan dapat lebih berkembang dengan menjadikan pelayanan pelayaran ini untuk akses dagang dan angkutan produk lokal daerah dengan tujuan mendorong perekonomian daerah dan mensejahterakan masyarakat Sulbar. Termasuk masyarakat Sulbar yang ada di Lahad-Datu Malaysia.
Pelabuhan Tanjung Silopo
Pj Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengajak masyarakat Sulbar memanfaatkan pelayaran langsung dari Polman ke Lahad Datu Malaysia. ” Saya harap ini terus dibranding, sampaikan ke masyarakat, yang akan ke Sabah, lewat sini saja, tidak perlu lagi lewat Pare-Pare – Nunukan. Ke Lahad Datu bisa langsung melalui Tanjung Silopo,” kata Zudan.
Prof. Zudan juga meminta dukungan dari seluruh pihak agar mendukung keberlanjutan jalur pelayaran ini. Sestama BNPP ini juga siap mendukung dengan menjadikan jalur pelayaran tersebut untuk angkutan barang dari Sulbar ke Lahad Datu. ” Kita siap kembangkan dari pengiriman PMI, Non PMI, nanti melalui bea cukai dan lainnya memfasilitasi, setelah itu pengiriman barang barang,” pungkasnya.
Dia menyampaikan, Sulbar kaya akan potensi komoditi pangan, hal ini sejalan dengan kebutuhan di Lahad Datu Malaysia. Olehnya ini menjadi kesempatan menuka peluang bisnis dagang untuk pertumbuhan ekonomi Sulbar kedepan. “Saya harap kita bersama-sama kompak menghidupkan pelabuhan Tanjung Silopo untuk membahagiakan masyarakat Sulbar,” tutup Zudan.
Akses ke Sabah Malaysia
Sebanyak 33 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sulawesi memanfaatkan pelayaran perdana Polman- Lahad Datu, melalui Pelabuhan Tanjung Silopo, Senin 18 Desember 2023. Perkerja Migran Indonesia (PMI) di Sulbar mendukung dan berterima kasih atas kehadiran pemerintah dalam memfasilitasi rute penyeberangan Polman-Lahad Datu melalui Pelabuhan Tanjung Silopo Polman.
Ketua Rombongan PT Mutiara Putra Utama Polman , Ujang Saidin mengaku sangat terbantu dengan pembukaan penyeberangan langsung ke Lahad Datu, kata dia, selama ini untuk menyeberang ke Malaysia harus transit di Nunukan lalu menaiki speed lanjut ke Lahad Datu.
“Setelah ada ini sudah bisa langsung dari Polman ke Lahad Datu, nanti dari Lahad Datu lanjut naik bus ke kota Maradu,” kata Ujang.
Ujang mengaku membawa rombongan sekira 33 orang, 12 diantaranya warga Polman dan sisanya dari daerah lain, bahkan ada dari luar Sulbar. Para PMI ini bekerja di PT Mutiara Putra Utama Polman Kota Marudu. Berkat jalur langsung ini sangat memudahkan PMI.
“Semoga ini bisa seterusnya,” ungkapnya.
Terima Kasih
Gubernur Sulbar Periode 2017-2022 Ali Baal Masdar turut hadir pada pelepasan Pelayaran Perdana Polman-Lahad Datu Malaysia, Senin 18 Desember 2023. Menurut Ali Baal, terwujudnya akses pelayaran langsung ke Lahad Datu telah lama dinantikan masyarakat Sulbar yang bekerja di Lahad Datu Malaysia. “Kita ucapkan selamat, dan terima kasih kepada PJ Gubernur (Prof.Zudan Arif Fakrulloh) akhirnya bisa dilakukan pelepasan Pelayaran perdana,” kata Ali Baal.
Dia pun mengaku telah merintis-merintis pertama Rute Penyeberangan langsung Polman-Lahad Datu sejak enam tahun lalu. Bersama dengan Bupati Polman Hinga dapat diwujudkan tahun ini berkat dukungan PJ Gubernur dan seluruh pihak.
PJ Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintahan sebelumnya, baik Gubernur sebelumnya Ali Baal Masdar maupun Bupati Polman, bersama sama mendorong akses pelayaran langsung Polman-Lahad Datu.
“Saya memberikan apresiasi yang telah dirintis Ali Baal enam tahun. Inii luar biasa, saya bergembira dan berbangga hati ini sudah dimulai pelayaran perdana. ini memberikan kemudahan bagi masyarakat,” tutupnya.
Dalam pelepasan pelayaran tersebut, selain Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan dan Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar, juga hadir Gubernur Sulbar periode 2017-2022, Ali Baal Masdar, unsur forkopimda, instansi vertikal, pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar, Pemkab Polman, pekerja migran yang akan berlayar ke Lahad Datu, Sabah , Malaysia, dan undangan lain.(*)






