TKD Siapkan 1.580 Saksi Kawal Suara Prabowo-Gibran di Kota Parepare

Ketua TKD Parepare, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, H Surianto bersama tim

PAREPARE, KILASSULAWESI– Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo – Gibran Kota Parepare menyiapkan 1.580 saksi mengawal pelaksanaan Pilpres 2024. Dimana dari 395 TPS yang ada, TKD Prabowo-Gibran menyiapkan 4 orang ditiap tempat pemungutan suara.

” Jumlah saksi tersebut berasal dan diajukan dari 9 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM),”ujar Ketua TKD Parepare, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, H Surianto usai memimpin rapat konsolidasi di Lago’ta Cafe, Rabu, 3 Januari 2023, malam tadi.

Bacaan Lainnya

Selain itu, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pula pengukuhan sekaligus jalan santai yang akan digelar di Lapangan Andi Makkasau. “Kita belum memastikan kapan dilaksanakan, karena tentunya akan dikonsultasikan terlebih dahulu ke Ketua TKD Provinsi dan TKN Pusat,”ujar H Surianto yang juga Ketua Gerindra Kota Parepare.

Saat disinggung soal target dan capaian Partai Gerindra Parepare sendiri, lanjut H Surianto, pada dasarnya bagaimana mengupayakan bisa memenangkan Prabowo-Gibran. Kemudian bagaimana bisa agar Partai Gerindra sendiri memenangkan Pileg 2024 di Kota Parepare.

Unjuk Kekuatan

Sekretaris TKD, Prabowo-Gibran Kota Parepare, Sapar Muchtar menambahkan, dari konsolidasi tersebut dibahas persiapan perekrutan saksi sesuai arahan Ketua TKD Provinsi Sulsel minimal 4 orang tiap TPS. “Dari 4 orang itu, ada satu saksi yang memegang mandat administrasi seluruh proses perhitingan suara di TPS,”jelasnya.

Selanjutnya, akan dilaksanakan show of force atau unjuk kekuatan sekaligus jalan sehat dengan target 10 ribu orang peserta. “Kalau bukan tanggal 14 kemungkinan tanggal 21 Januari 2023. Dimana dalam kegiatan itu, diupayakan menghadirkan tim kampanye nasional yang berlatar belakang publik figur. Sehingga menjadi magnet bagi masyarakat Parepare,”ujar Sapar.

Saat disinggung terkait ketidakhadiran 8 dari 9 pimpinan partai politik yang tergabung dalam KIM dalam dua kali pertemuan yang telah dilaksanakan. Sapar mengaku, soal itu adalah permasalah tekhnis karena keterwakilan pimpinan parpol semua hadir.

“Intinya pemenangan Prabowo-Gibran itu harus paralel dengan parpol pengusung masing-masing. Karena mau tidak mau ketua parpol di tim pemenangan pastinya telah mendesain kemenangan ini,” tutup Sapar Muchtar.(*)

 

Pos terkait