BRI Dukung Upaya Pemerintah Menekan Angka Stunting di Kelurahan Sapanang

Pimpinan Cabang BRI Pangkep, Abid Rahman Martono (tengah) saat menyerahkan bantuan tambahan gizi cegah stunting di kelurahan Sapanang, Kecamatan Bungoro.

PANGKEP, KILASSULAWESI–Sejumlah perusahaan BUMN ikut intens membantu pemerintah daerah dalam upaya menekan angka stunting. Salah satunya Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pangkep.

Dari upayanya tersebut, dalam kurun waktu tiga bulan sejak periode Januari hingga Maret 2024. BRI Pangkep sukses melakukan intervensi angka stunting, khususnya di wilayah Kelurahan Sapanang, Kecamatan Bungoro.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa apa yang BRI Lakukan khususnya selama tiga bulan di Kelurahan Sapanang ini sangat efektif dalam menekan dan menurunkan angka stunting,” ujar Pimpinan Cabang BRI Pangkep, Abid Rahman Martono.

Dari data yang dihimpun, angka stunting di Kelurahan Sapanang menurun sebanyak 12 kasus, dari 69 menjadi 57 kasus. Dari angka ini, diharap Kabupaten Pangkep khususnya di Kelurahan Sapanang di akhir tahun 2024 sudah masuk kategori zero stunting.

“Memang untuk menurunkan angka stunting ini, dibutuhkan kerja keras dan kolaborasi bersama dan yang terpenting orang tua bisa komitmen dan pantau terus perkembangan anaknya, lewat kontrol kesehatan berkala,” tambah pria yang akrab disapa Abid tersebut.

Sementara itu, Camat Bungoro, Andi Waris Suyuti mengatakan jika, pihaknya patut bersyukur atas bantuan tersebut. Andi Waris berharap upaya ini efektif dan bisa membantu menekan angka stunting di Pangkep pada umumnya.

“Semoga upaya ini, Kelurahan Sapanang bisa keluar dari permasalahan stunting. Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Pangkep mengucapkan banyak terima kasih kepada BRI, atas upaya dan kerja kerasnya selama ini,”jelas Andi Waris.

Kepala Puskesmas Bungoro Darwis menerangkan jika aksi sosial bank BUMN tersebut merupakan yang kali ketiga dilakukan, dengan harapan betul betul dimanfaatkan orang tua anak.

“Sejak mulai digalakan pada awal tahun kemarin angka stunting di Sapanang ini mampu ditekan dan tentu kita imbau untuk orang tua perhatikan dan manfaatkan betul bantuan ini. Perlu diingat bahwa bantuan ini untuk anak anak kita, bukan untuk orang tua. Terpenting, ibu ibu rutin kontrol serta timbang berat badan anaknya,” ujar Darwis singkat.

Bantuan cegah stunting yang disalurkan BRI sendiri berupa paket bantuan tambahan gizi, berupa susu dan biskuit sehat, serta bantuan sembako berupa beras dan telur.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *