Sasar Warga Kurang Mampu, YBM Barru Berbagi Paket Sembako di Bulan Ramadan

Pimpinan Cabang BRI Barru, David Richardo Gultom saat menyerahkan paket bantuan sembako ke warga kurang mampu

BARRU, KILASSULAWESI– Pimpinan Cabang BRI Barru, David Richardo Gultom bersama Pembina, Ketua dan pengurus Yayasan Baitul Maal (YBM) Barru, H Syukur dan Abdi Yunarsa memanfaatkan bulan ramadan dengan berbagi.

Program yang diusung jajaran BRI di bulan suci ini dengan tajuk ‘Ramadhan BRILian YBM BO Barru’ berbagi bingkisan ramadan kepada masyarakat kurang mampu.

Bacaan Lainnya

Pimpinan Cabang BRI Barru, David Richardo Gultom didampingi Pembina dan Ketua YBM Barru, H Syukur dan Abdi Yunarsa, Selasa, 19 Maret 2024, menuturkan hal itu usai menyerahkan bantuan paket sembako di Kantor Cabang BRI Barru.

David menuturkan, bulan ramadan selalu identik dengan bulan berbagi, bulan mencari pahala sebanyak-banyaknya, dan karena keutamaanya selalu memicu banyak kaum muslimin untuk berlomba-lomba dalam memberikan kebaikan kepada sesama.

Bagi lembaga, kata David, bulan ramadan juga selalu menjadi momentum banyak hal, di antaranya sebagai peak season founraising, dan yang tak kalah pentingnya sebagai momentum untuk meningkatkan brand awareness lembaga yang belum sepenuhnya di kenal di kalangan insan BRILiaN.

Atas dasar tersebut, lembaga terus berkomit menghadirkan keterlibatan langsung dari insan BRILian dalam mendistribusikan bantuan. Hal ini sekaligus menjadi laporan kepada insan BRILiaN kemana zakatnya selama ini didayagunakan.

Senada disampaikan Pembina YBM Barru, H Syukur dimana bantuan yang disalurkan berupa paket sembako. ” Paket sembako ini berupa beras 5kg, telur 1 rak, minyak 2 liter, kecap 1 botol, teh 1 dos, susu 1 kaleng dan sirup 1 botol,”ujar H Syukur.

Sasaran, lanjut Ketua YBM Barru, Andi Yunarsa meliputi wilayah Barru, Padaelo, Birue, Mattoanging dan Lipukasi. ” Adapun tujuan pemberian paket zakat ramadan untuk membantu atau menumbuhkan nilai-nilai sosial kepada penerima manfaat yang membutuhkan dan membantu masyarakat yang kurang mampu dalam meringankan beban ekonomi,”tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *