Presiden Jokowi Kembali Beli Sapi Kurban di Polman

POLMAN, KILASSULAWESI — Hari Raya idul Adha atau idul kurban 1445 hijriah tahun 2024 Presiden RI Jokowi Dodo dipastikan kembali akan membeli sapi kurban di kabupaten Polman, sapi kurban yang akan dibeli oleh orang nomor 1 di Indonesia itu berasal dari petani di kecamatan Wonomulyo desa Kebun sari dusun kemiri,sapi Milik pak Riadi ini dipastikan akan dibeli oleh presiden RI untuk dijadikan sapi kurban di hari Raya idul kurban mendatang.

Kepala bidang peternakan Distanpan Polman Samio yang ditemui diruang kerjanya mengaku kalau Presiden akan membeli sapi kurban milik petani yang ada di kecamatan Wonomulyo untuk dijadikan sapi kurban di hari Raya idul Adha mendatang.

“Presiden RI hampir di pastikan membeli sapi kurban di Polman, karena kemarin itu kita sudah dimintai sample darah sapi tersebut untuk di uji laboratorium di Balai besar veteriner Maros.sehingga kami kirimkan sampel darah sapi yang akan dibeli oleh pak Jokowi dan kita kirim dua sampel darah untuk di uji semoga saja sampel yang kita kirim itu tidak ada masalah semuanya sehat agar sapi kurban petani kita dibeli oleh Pak Jokowi.”jelas Samio kamis 6 Juni 2024

Menurut, Samio bahwa dua sampel darah sapi yang dikirim itu semuanya milik pak Riadi petani asal desa kebun Sari dusun kemiri, sapi jenis Limosin atas nama Tebo dan gemoy itu beratnya mencapai 1,31 ton dan 1,109 ton.

kata Samio pihak provinsi yang menilai sapi disini tidak melihat bobot berat nya melainkan kesehatan nya sebab ada juga dari Sugihwaras yang berat nya mencapai 1,270 ton namun tidak disarankan karena ada cacat di kuping dan banyak bopeng di bagian kaki sehingga yang di kebun Sari yang disampel karena terlihat sehat.

“Kalau penilaian dari provinsi tidak melihat berat sapi itu, adalah akan tetapi kesehatan nya yang dilihat sehingga sapi pak Riadi lah yang disampel karena terlihat sehat”, tutur Samio

Ia menyampaikan untuk penawaran harga Dinas tak pernah tau menahu sebab saat dikirim Poto sapi tersebut pihak Menteri sekertaris negara( Mensesneg) yang langsung berbicara dengan pemilik sapi karena kita kirim Poto lengkap dengan telepon petani, namun ada bocoran bahwa harga yang ditawarkan itu diangka seratus jutaan tapi Fix nya antara petani dan kementerian yang baku atur.tambahnya.

Samio mengimbau kepada pemilik sapi agar sapi tersebut tetap di rawat dan dijaga keamanan nya karena menurut informasi 1 hari jelang hari Raya pihak presiden akan mengangkut sapi itu untuk di sembelih di kabupaten Mamuju Tengah tepatnya di Masjid raya Topoyo.tutup Samio (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *