Polman Butuh Aksi, Bukan Janji: PASTI Mulai Dari Langkah Sederhana Atasi Sampah

POLMAN, KILASSULAWESI – Di tengah suasana ramai pencabutan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Polman di Gedung Gadis pada Senin, 23 September 2024, pasangan Kiyai Sybli Sahabuddin dan Ustadz Zainal Abidin menunjukkan aksi sederhana namun penuh makna.

Setelah meminum air dari botol plastik, Kiyai Sybli tidak serta-merta membuang botol tersebut sembarangan. Sebaliknya, ia meminta seorang santri untuk menyodorkan kantong plastik guna mengumpulkan botol bekas minumannya.

Bacaan Lainnya

Aksi kecil ini adalah wujud nyata dari komitmen pasangan PASTI dalam menjaga kebersihan di mana pun mereka berada.

Bagi Kiyai Sybli dan Zainal, menjaga kebersihan tidak hanya soal membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan serta adab yang menjadi bagian penting dari integritas masyarakat modern.

“Kebersihan adalah bagian dari iman. Kita harus mulai dari diri sendiri, meskipun itu tindakan kecil seperti menyimpan botol minuman dengan benar. Inilah cara kita memulai perubahan, demi Polman yang lebih bersih dan beradab,” ujar Kiyai Sybli, yang menekankan pentingnya peran individu dalam mengelola sampah.

Kata Sibly,tindakan sederhana ini bukan hanya simbol, tapi juga ajakan persuasif kepada masyarakat untuk lebih peduli pada kebersihan, dengan harapan langkah-langkah kecil yang dimulai dari diri sendiri akan membangun kesadaran kolektif.

“PASTI berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat Polman, bahwa menjaga kebersihan adalah pondasi penting dalam membangun daerah yang sehat, tertib, dan modern”Tutur ketua DPW PKB Sulbar itu

Acara pencabutan nomor urut yang berlangsung meriah itu menjadi saksi atas dukungan penuh masyarakat kepada pasangan calon. Pada kesempatan tersebut, pasangan Kiyai Sybli dan Zainal Abidin mendapatkan nomor urut 3, yang mereka yakini akan membawa keberuntungan dalam membawa perubahan positif bagi Polman.(*)

Pos terkait