BONE—AAS Community bergerak menyalurkan bantuan bagi korban puting beliung di Desa Matajang Kecamatan Dua Boccoe.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung Koorkab AAS Community, H Muh Yunus, H Sucipto. Turut hadir Sekcam Dua Boccoe, Sahid.
Ketua Dewan Penasehat AAS Community, H Andi Asman Sulaiman mengatakan, penyaluran bantuan merupakan wujud kepedulian AAS Community terhadap korban bencana di Desa Matajang.
“Kita berharap bantuan yang disalurkan ini bisa meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana,” kata Bupati Bone tersebut.
“Saya juga ucapkan terima kasih kepada tim kerja layanan publik AAS semoga berkah,” tambah Bupati Bone termuda tersebut.
Sebelumnya, melalui instruksi Bupati Bone, Dinas Sosial bersama Baznas Bone menyalurkan bantuan untuk 32 kepala keluarga terdampak bencana.
Penyaluran bantuan dipimpin Wakil Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman.
Hadir pula Kadis Sosial A. Mappangara, Plt Kalaksa BPBD Bone A. Muslam, Pimpinan Baznas Rusmin Igho, Asisten l Anwar.
Kadis Sosial A. Mappangara mengatakan, ada 32 KK yang mendapatkan bantuan tanggap bencana.
“Bantuan ada dari anggaran APBD –
APBN berupa selimut makanan siap saji family kit bantuan, perlengkapan mandi,” kata Andi Mappangara.
Andi Mappangara menuturkan ada bantuan dari bantuan perbaikan rumah kami bwrharap ada program kementrian sosail BBR bahan bangunan rumah, 42 rumah si tanrung, manciri 34 rumah disini 32.
Sementara itu Wabup Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin mengucapkan salam dari Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.
“Semalam bapak bupati cepat merespon segera dengan mengirimkan bantuan kepada korban bencana, atas nama Pemda Bone tentunya berterima kasih kepada Baznas dan OPD terkait bisa mendampingi masyarakat yamg telah terkena bencana,” kata Andi Akmal Pasluddin.
“Alhamdulillah saya mengapresiasi semua tim yang telah bergerak cepat
sinergitas dan kolaborasi, walaupun nilai tidak terlalu besar setidaknya kebutuhan bisa terpenuhi sementara,” kata Andi Akmal Pasluddin.
Dia berharap kedepan ada bantuan rehabilitasi rumah, sedikit ada tali asih dari Baznas, alokasi khusus dari Kementerian Sosial.
“Kedepan bencana tidak kita minta dan tidak bisa diprediksi, akan ada anggaran khusus untuk bencana sehingga kita tidak tergantung oleh pusat sementara masyarakat kita sudah butuh untuk dibantu,” kata Andi Akmal Pasluddin.
*






