MAGELANG, KILASSULAWESI–Akademi Militer di Magelang menjadi saksi usai pelantikan para gubernur, bupati, dan wali kota terpilih pada Kamis, 20 Februari 2025. Setelah pelantikan, program pembekalan dilanjutkan dengan berbagai materi pelatihan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas dan wawasan para kepala daerah dalam menjalankan tugas mereka.
Pada hari ketiga, para kepala daerah menerima materi dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) yang bertajuk “Implementasi Wawasan dan Kewaspadaan Nusantara dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara”.
Materi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan kepala daerah dalam menghadapi tantangan nasional serta menjaga keutuhan dan kedaulatan negara. Keesokannya, hari keempat diisi dengan sesi yang tak kalah penting, yaitu perkenalan Visi, Misi, Program Prioritas, dan Program Hasil Terbaik Cepat Presiden oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).
Sesi ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai arah pembangunan nasional dan prioritas pemerintahan saat ini. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan bahwa retret kepala daerah ini digelar untuk membangun ikatan emosional serta kerja sama antar kepala daerah.
Tito mengharapkan ada keselarasan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), DR Muhammad Yusran Lalogau, berbagi pengalamannya selama hari ketiga program tersebut. Melalui akun Instagram resminya pada Sabtu, 23 Februari 2025, beliau menyatakan bahwa acara tersebut berjalan dengan lancar dan menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan daerah.
“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Mengikuti kegiatan glamping, ini menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan daerah,” ujarnya.
Beliau juga mengungkapkan kesan positif selama acara glamping di Borobudur International Golf. Udara segar yang menyambut di pagi hari, pemandangan indah, serta beragam aktivitas mulai dari ibadah, olahraga, hingga pemaparan materi, semuanya dilaksanakan bersama-sama dengan pimpinan daerah lainnya.
“Sarapan, makan siang, dan makan malam sudah dipersiapkan oleh panitia. Untuk materi yang kami ikuti selama glamping kemarin, mulai dari pemaparan oleh Lemhannas dilanjutkan dengan pemaparan dari Ibu Menteri Keuangan, semuanya berjalan dengan lancar,” tambahnya.
Setiap pagi, kegiatan dimulai pukul 05.00 hingga 05.50 WIB. Sarapan pagi disediakan di tenda masing-masing, dengan seragam yang dikenakan berupa kemeja putih lengan panjang dan celana panjang hitam. Selepas apel pagi, para peserta melaksanakan ibadah sesuai agama masing-masing, dilanjutkan dengan peneraan materi dari Lemhannas dan pada malam harinya dari Ibu Menteri Keuangan.
Acara ini tidak hanya memperkuat kapasitas kepemimpinan para kepala daerah tetapi juga membangun sinergi dan hubungan baik di antara mereka, yang akan berdampak positif dalam pelaksanaan tugas mereka di daerah masing-masing.(*)






