Menteri Pariwisata Ajak Insan Pariwisata Jadikan Nuzulul Qur’an Sebagai Momentum Kebajikan

JAKARTA – Peringatan Nuzulul Qur’an di lingkungan Kementerian Pariwisata tahun ini menjadi momen istimewa dengan pesan mendalam dari Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. Dalam acara yang digelar di Masjid Rihlatul Jannah, Jakarta, Menteri Widiyanti mengajak seluruh insan pariwisata untuk memperkuat nilai-nilai kebajikan seperti kejujuran, keadilan, kesabaran, dan kasih sayang yang diajarkan dalam Al-Qur’an.

“Nuzulul Qur’an adalah momen yang mengingatkan kita semua tentang turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat Islam,” ujar Menteri Widiyanti dalam sambutannya. Ia juga menyoroti pentingnya mengamalkan ajaran Al-Qur’an di era globalisasi yang kerap menghadapkan masyarakat pada tantangan moral dan etika.

Bacaan Lainnya

Tema peringatan kali ini, “Peran Al-Qur’an dalam Membangun Masyarakat yang Berakhlak Mulia”, selaras dengan visi Kementerian Pariwisata untuk membangun sektor pariwisata yang tidak hanya maju, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai luhur. Menteri Widiyanti menyampaikan harapannya agar peringatan ini menjadi inspirasi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkokoh semangat kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, para pejabat eselon I dan II, Ketua Pembina Rohani Islam, Reza Pahlevi, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan, Loura Fransiskus Teguh. Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Rihlatul Jannah, Djoko Waluyo, turut memberikan dukungan terhadap acara ini.

Selain itu, tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Zulkarnain Muhammad Ali memberikan perspektif mendalam mengenai nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan membangun masyarakat yang harmonis, toleran, dan saling menghormati. Hadir pula Direktur Jenderal Pengendalian Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Ervan Fathurrachman Adiwidjaja, serta perwakilan Badan Amil Zakat Nasional, yang mempertegas kolaborasi lintas sektor dalam menguatkan spirit keagamaan.

Nilai-Nilai Al-Qur’an sebagai Landasan Kehidupan

Dalam sambutannya, Menteri Widiyanti menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an tidak hanya menjadi tuntunan bagi umat Islam, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis. “Semoga ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat kebajikan, baik dalam aspek spiritual maupun sosial,” ujar Widiyanti penuh harap.

Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini tidak hanya menambah kekhusyukan di tengah bulan Ramadan, tetapi juga mempertegas komitmen Kementerian Pariwisata dalam memadukan nilai-nilai agama dengan visi pembangunan masyarakat yang bermartabat. Semangat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi insan pariwisata untuk terus mengembangkan industri pariwisata yang berlandaskan akhlak mulia. (*)

Pos terkait