Dukung Astacita Presiden Prabowo, ATW Bantu Warga di Ulaweng dan Amali Bangun Jalan Tani

BONE–Viral di tiktok truk dan alat berat yang mengangkut timbunan untuk pengerjaan jalan tani di Dusun Cappa Bulu Desa Tea Musu (Alinge) Kecamatan Ulaweng.

Material pembangunan jalan tani tersebut ternyata merupakan sumbangan dari Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong.

Bahkan tak hanya itu, politisi perempuan dari Partai Gerindra ini juga menurunkan alat berat untuk membantu pengerjaan jalan tani di Dusun itu. Termasuk truk truk yang mengangkut material merupakan sumbangan dari ATW sapaan akrab Andi Tenri Walinonong.

Terlihat dari postingan tersebut, warga bergotong royong meratakan timbunan. Diketahui, jalan tani ini sangat dibutuhkan masyarakat utamanya petani jagung, untuk memudahkan mereka mengangkut hasil pertaniannya.

Pemilik akun tiktok, Accunk 99 mengaku berterima kasih atas sumbangan Ketua DPRD Bone.

“Kami dari warga Dusun Cappa Bulu berterima kasih kepada Andi Tenri Walinonong,” demikian caption dari pemilik akun tersebut.

Selama ini Andi Tenri Walinonong memang dikenal memiliki kepedulian besar untuk masyarakat di dapilnya.

Bahkan sebelum menjadi anggota DPRD, ATW beberapa kali menyumbangkan material timbunan hingga membantu pengerasan jalan rusak yang ada di Kecamatan Ulaweng maupun Amali.

Beberapa waktu lalu, ATW juga menurunkan alat berat untuk membantu pengerjaan jalan tani di Desa Mattaropurae Kecamatan Amali.

Peraih suara terbanyak Partai Gerindra pada Pileg 2024 ini mengaku bahagia bisa memberikan manfaat untuk masyarakat di dapilnya.

“Saya memang tidak mau posting ini, karena jangan sampai dianggap pencitraan. Cukup masyarakat saja yang merasakan. Saya tidak tahu kalau kemudian di akun tiktok atau media sosial, ada masyarakat yang memposting itu,” kata Andi Tenri Walinonong saat dikonfirmasi media ini, Kamis 24 April 2025.

Ketua DPRD perempuan pertama di Bone ini mengaku sebagian besar masyarakat di dapilnya merupakan petani jagung. Andi Tenri mengaku, lahan pertanian jagung di daerahnya medannya cukup ekstrem. Terkadang kata dia, masyarakat harus membuka sendiri jalan untuk mengangkut hasil pertaniannya.

“Ini yang kemudian menjadi alasan saya membantu petani kita dalam pembangunan jalan tani ini. Agar kemudian, memudahkan mengangkut hasil pertanian. Bahkan kalau bisa pedagang jagung bisa langsung mengakses jalan tani ini langsung ke kebun warga. Sehingga biaya yang dikeluarkan petani tidak besar lagi untuk sewa ojek ataupun biaya pengangkutan lainnya,” tutupnya.

*

Pos terkait