Parepare Mantapkan Dukungan, Sulsel Bidik Pentathlon Kelas ASEAN

Ketua KONI Parepare bersama ketua dan pengurus MPI Parepare

MAKASSAR– Komitmen daerah dalam membangun ekosistem olahraga modern pentathlon di Sulawesi Selatan kian menguat. Dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) I Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Sulsel yang digelar di Makassar, Kota Parepare tampil sebagai motor penggerak baru dengan dukungan konkret dan visi jangka panjang.

Ketua KONI Kota Parepare, Fadly Agus Mante, menegaskan bahwa pentathlon bukan sekadar cabang olahraga baru, melainkan potensi prestasi yang sudah terbukti di level dunia.

Bacaan Lainnya

“Prestasinya sudah mendunia bagi Indonesia. Di bawah kepemimpinan St Diza Rasyid Ali, Sulsel terbukti sebagai pencetak atlet berprestasi. Ini harus jadi acuan bagi semua pihak,” ujarnya penuh semangat.

Dukungan tersebut disambut hangat oleh Ketua MPI Kota Parepare, Nadir Nasir. Ia menyebut bahwa Parepare tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi sebagai mitra strategis dalam membangun masa depan pentathlon.

“Salah satu bentuk keseriusan kami adalah dengan mengirim dua perwakilan untuk mengikuti pelatihan wasit tingkat nasional serta pelatih. Ini bukan sekadar partisipasi, tapi investasi prestasi,” tegasnya.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun fondasi pentathlon yang kuat di Parepare, sekaligus memperkuat posisi Sulsel sebagai pusat pembinaan atlet pentathlon nasional.

Musprov I MPI Sulsel juga menjadi momentum konsolidasi organisasi. Laporan pertanggungjawaban Ketua MPI Sulsel, St Diza Rasyid Ali, diterima secara aklamasi oleh seluruh peserta dari 8 Pengkab dan Pengkot.

Kepercayaan ini memperkuat legitimasi kepemimpinan St Diza dalam mengarahkan Sulsel menuju PON XXII dan pentathlon tingkat internasional.

St Diza pun menutup laporannya dengan harapan besar menjadikan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah kejuaraan pentathlon tingkat ASEAN. “Kita sudah melirik salah satu daerah di Sulsel. Dengan harapan negara luar dapat datang ke Sulawesi Selatan,” ujarnya optimis.

Dengan sinergi antardaerah dan kepemimpinan yang visioner, Sulsel tak hanya membangun prestasi, tetapi juga membuka pintu diplomasi olahraga yang lebih luas di kawasan Asia Tenggara.(*)

Pos terkait