POLMAN,– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar, Fahri Fadly,angkat bicara terkait tudingan ke lembaga dewan yang telah menerima amplop dari manajemen RSUD setempat. Isu tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi bahan spekulasi sejumlah kalangan.
Ketua DPRD Polman yang ditemui dikantornya Kamis 14 Agustus 2025 membantah keras tuduhan tersebut. Ia menyebut isu itu sebagai fitnah yang tidak berdasar dan merusak citra lembaga legislatif karena pihaknya tidak pernah menyinggung atau membahas persoalan bagi-bagi dengan pihak RSUD saat kunjungan.Apalagi saat kunjungan itu pihaknya melibatkan BPJS dan beberapa media untuk liputan
“Saya mau mengklarifikasi terkait tudingan dari akun Facebook @Warga Sipil yang mengaploud ke medsos bahwa DPRD terima amplop tebal dari RSUD Andi Depu.Itu tidak benar,kalau memang demikian yang ditemukan perlihatkan dirimu secara jantan, jangan membuat opini yang menyesatkan dan tidak profesional.tegas Fahri Fadly.
Ia juga menantang pihak-pihak yang menyebarkan isu tersebut untuk menunjukkan bukti konkret, bukan sekadar menyebar informasi yang menyesatkan.Ia juga meminta agar akun Facebook @warga sipil gentleman menyebutkan siapa dirinya jangan hanya mengatasnamakan Facebook lalu menyebar informasi liar yang mengundang spekulan.
Fahri Fadly menyampaikan bahwa hubungan antara legislatif dan RSUD selama ini berjalan dalam koridor pengawasan dan kemitraan profesional, bukan transaksional. Ia menduga tudingan ini hanya fitnah yang ingin melemahkan fungsi pengawasan DPRD Polman.
“Kunjungan kami kesana itu dalam rangka sidak untuk mengetahui seperti apa sarana dan pelayanan kesehatan RSUD karena banyak informasi yang kami terima,dan kami mengkroscek langsung ternyata benar ada beberapa ruangan tidak ada AC hanya kipas angin, selain itu layanan di UGD perlu ditingkatkan pelayanannya,dan juga pintu WC disalah satu ruang perawatan rusak harus diganti, sehingga dari kunjungan itu kami merekomendasikan untuk diganti dan memperbaiki pelayanan agar lebih baik .”terang Fahri Fadly
Senada dengan itu ketua komisi IV Agus Pranoto menyampaikan bahwa kunjungan ke RSUD itu dalam rangka menjalankan fungsi ke dewanan.Terkait informasi ada terselubung amplop, pihaknya akan mencari tau dari mana sumber informasi itu sehingga dalam dekat pihaknya akan turun kembali ke RSUD untuk mengembalikan nama baik lembaga dewan.
Sementara itu, pihak RSUD Polman melalui humas rumah sakit menyatakan belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun menyambut baik langkah Ketua DPRD yang terbuka dan siap mengklarifikasi.(*)






