Pesantren Ar-Rahman di Pulau Sapuka Porak-poranda Dihantam Puting Beliung, Santri Bertahan di Tenda Darurat

Kondisi Pondok Pesantren Ar-Rahman di Pulau Sapuka

PANGKEP – Angin puting beliung yang melanda Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, pekan lalu meninggalkan luka mendalam. Pondok Pesantren Ar-Rahman, satu-satunya pusat pendidikan formal dan tahfidz Qur’an di wilayah terpencil itu, luluh lantak hingga nyaris tak bisa digunakan.

Atap bangunan beterbangan, dinding utama miring dan rawan roboh, sementara para santri kini terpaksa beraktivitas di bawah tenda darurat dengan fasilitas seadanya. “Kami menerima ujian kesabaran ini dengan ikhlas, namun sangat berharap bantuan pemerintah maupun dermawan agar proses belajar mengajar bisa kembali normal,” ungkap pimpinan pesantren, Ustadz Abdul Rahman, Jumat, 16 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Pondok Pesantren Ar-Rahman bukan sekadar tempat belajar. Ia menjadi
Pusat Tahfidz Qur’an atau wadah utama anak-anak pulau menghafal Al-Qur’an.

Sebagai Benteng Akhlak dan menjadi tumpuan masyarakat membina karakter generasi muda. Harapan Kemanusiaan sebagai simbol keberlanjutan pendidikan di wilayah kepulauan.

Kerugian materiil diperkirakan sangat besar, mencakup bangunan utama dan seluruh fasilitas pendukung. Lokasi yang jauh serta keterbatasan biaya membuat pihak pengelola tak mampu melakukan renovasi mandiri.

Saat ini, doa dan uluran tangan nyata sangat dibutuhkan agar anak-anak di Pulau Sapuka tidak kehilangan hak mereka untuk belajar dan mengaji.

Bagi masyarakat, lembaga sosial, maupun para dermawan yang ingin membantu pembangunan kembali Pondok Pesantren Ar-Rahman, dapat menghubungi:

– Ustadz Abd. Rahman (WA): 0853-2201-6221
– Kontak Informasi: 0887-4355-69162

Mari bersama kita kembalikan senyum para penghafal Al-Qur’an di batas negeri. (*)

 

Pos terkait