PAREPARE– Kepedulian aparat kepolisian kembali menjadi harapan nyata bagi masyarakat. Seorang anak perempuan di bawah umur yang dilaporkan hilang selama tiga hari akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya, berkat respons cepat dan pendekatan humanis jajaran Polsek Bacukiki, Polres Parepare.
Luna Dwi Latifa, putri pasangan Lukman dan Mirna, ditemukan dalam kondisi memprihatinkan pada Jumat, 13 Februari 2026, malam. Pakaian yang dikenakan basah, perut kosong sehari semalam, dan niat menuju Makassar seorang diri di usia belasan tahun. Beruntung, seorang sopir angkot mengantarnya ke Polsek Bacukiki sekitar pukul 23.00 Wita.
Kapolsek Bacukiki, AKP Bustan Tarika, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung memberi makanan dan perhatian. Tak berhenti di situ, salah satu personel, Bripka Awal, membawa Luna ke rumahnya untuk diberi pakaian dan tempat beristirahat sementara. Selama tiga hari penuh, Luna dirawat dengan penuh kasih oleh Bripka Awal bersama istrinya—diberi makan, dijaga kesehatannya, dan diperlakukan layaknya anak sendiri.
Upaya pencarian orang tua Luna pun dilakukan tanpa henti. Bripka Awal bersama Bripka Agus Muallim menyebarkan informasi melalui rekan media dan media sosial. Hasilnya, pada Minggu (15/2/2026) siang, Mirna, ibu kandung Luna, datang menjemput putrinya di Aspol 3. Setelah identitas diverifikasi dan Luna mengenali ibunya, ia pun resmi kembali ke pelukan keluarga.
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, memberi apresiasi atas langkah humanis tersebut.
“Di balik kabar bahagia ini, ada kisah kebaikan yang tulus. Selama tiga hari penuh, anak itu dirawat dengan penuh kasih, tanpa pamrih, tanpa sorotan. Inilah nilai Bhayangkara sejati: hadir, peduli, melindungi,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam dan tugas, ada hati nurani yang bekerja demi keselamatan dan kemanusiaan. Kepedulian Bripka Awal bersama istrinya bukan sekadar tugas, melainkan teladan kemanusiaan yang patut diapresiasi.(*)






