Parepare Jadi Markas Pelatnas Sepak Takraw Menuju Asian Games 2026

PAREPARE– Kota Parepare resmi menjadi pusat pelatihan nasional (Pelatnas) cabang olahraga Sepak Takraw menjelang Asian Games ke‑20 Aichi–Nagoya, Jepang, yang akan digelar 19 September hingga  5 Oktober 2026. Selama dua bulan penuh, para atlet timnas Indonesia akan berlatih di GOR Gelora Mandiri  Parepare, menjadikan kota cinta sebagai episentrum baru pembinaan olahraga nasional.

Ketua Umum PB PSTI Pusat, Prof Dr H Surianto, melalui Wakil Sekretaris PSTI Pusat, Jamal Razak membenarkan bahwa pelatih dan atlet nasional telah tiba di Parepare sejak 12 Juli 2026. “Saat ini pelatih dan atlet nasional sudah ada di Kota Parepare,” ujarnya, Senin, 13 Juli 2026, di Warkop 588.

Bacaan Lainnya

Keputusan ini, lanjut pria yang akrab disapa pak Wali itu, berlandaskan SK Ketua Umum KONI Pusat No. 008 Tahun 2026, surat undangan KOI Nomor  6.26.2/NOC‑INA/SET/2026, serta hasil koordinasi dengan Kemenpora RI dan PB PSTI pada 11 Juli 2026.

Dalam surat resmi PB PSTI, pelatnas dijadwalkan berlangsung 12 Juli – 12 September 2026, dengan revisi nomor pertandingan dan daftar atlet peserta Asian Games 2026. Pemerintah  Kota  Parepare melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata telah mengeluarkan rekomendasi penggunaan GOR Gelora Mandiri.

Pemerintah pun menegaskan komitmen menjaga kebersihan, keamanan, dan norma adat setempat. Latihan digelar setiap Senin – Sabtu, pukul 08.00 – 12.00 WITA dan 15.00 – 18.00 WITA, bahkan sewaktu‑waktu hingga malam.

Surat rekomendasi bernomor 400.4/48/DISPORAPAR menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara PB PSTI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat olahraga.

Dari sektor putra, nama‑nama seperti Yudha Aswinatama (Jawa Tengah), Gelvin A. Usman (Gorontalo), Muhammad Hardiansyah Muliang (Sulsel), dan Saiful Rijal (Jatim) siap mengisi posisi tekong, feeder, dan spiker. Sementara dari sektor putri, ada Kusnelia (Sulsel), Frisca  Kharisma  Indasari (Jateng), Wan Annisa  Rachmadi (Riau), dan Ayvonne Halimatu Zahra Perdhana (DKI Jakarta).

Mereka akan dibimbing oleh pelatih berpengalaman seperti Abd Gani, Andi Nur Alim Kaba dan Ramli. Pelatnas ini bukan sekadar agenda teknis, tetapi simbol kepercayaan nasional terhadap Parepare.

“Mari Tunjukkan Kebanggaan  Parepare di Depan Asia,” tegas H Surianto yang juga merupakan Ketua Gerindra Parepare tersebut, menandai semangat baru bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk menjadikan momentum ini sebagai lompatan prestasi.

PB PSTI menilai pelatnas mandiri di Parepare sebagai langkah strategis menuju Asian Games. ” Pelatnas Asian  Games 2026 di Kota  Parepare merupakan yang pertama  kalinya, dan tentu menjadi kebanggaan masyarakat jika terlaksana dengan baik,” bunyi surat resmi PB PSTI.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, kolaborasi lintas organisasi, dan semangat masyarakat, Parepare kini berdiri di garis depan sejarah olahraga nasional. Kota ini bukan hanya tempat latihan, tetapi simbol kebangkitan olahraga Indonesia dari daerah menuju panggung Asia.

Pos terkait