MAKASSAR– Makassar kembali mencatat momen penting dalam dunia kesehatan. Kamis, 19 Februari 2026, prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo berlangsung khidmat di Gedung Pelayanan Ibu dan Anak.
Acara ini menandai beralihnya kepemimpinan dari Prof. Dr. dr. Syafri Kamsul Arif kepada dr. Annas Ahmad untuk periode 2026–2030. Sertijab ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan simbol kesinambungan kepemimpinan di rumah sakit rujukan nasional terbesar di Kawasan Timur Indonesia.
Kehadiran Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, memberi pesan jelas, Pemerintah Kota Makassar menaruh perhatian serius pada penguatan layanan kesehatan dan sinergi lintas lembaga.
Dalam sambutannya, Prof. Syafri menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Makassar selama masa kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penentu stabilitas layanan kesehatan di tengah berbagai tantangan.
Dengan nada hangat, ia berpesan kepada Direktur Utama baru agar menjaga komunikasi erat dengan Pemkot, khususnya dengan Wakil Wali Kota. Aliyah Mustika Ilham menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk mendukung penuh langkah strategis RSUP Wahidin.
Ia menyoroti pentingnya transformasi layanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta pemanfaatan teknologi modern. Menurutnya, kolaborasi solid antara pemerintah daerah dan rumah sakit rujukan nasional adalah kunci menjawab tantangan sektor kesehatan ke depan. Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Ahmad As’yarie.
Kehadiran jajaran Pemkot memperkuat pesan bahwa RSUP Wahidin bukan hanya mitra medis, tetapi juga mitra strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Momentum sertijab ini diharapkan menjadi awal kepemimpinan baru yang lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. RSUP Wahidin Sudirohusodo diharapkan terus memperkokoh perannya sebagai pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus garda terdepan dalam mendukung agenda kesehatan nasional dan daerah.(*)






