Sekda Sulsel Jufri Rahman Terima Pin Kehormatan dari MKT di HUT ke-IX To Manurung

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menerima penyematan pin kehormatan dari Ketua MKT Sulsel Andi Pamadengrukka Mappanyompa pada peringatan HUT ke-IX Majelis Keturunan To Manurung di Makassar.

MAKASSAR – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman menerima penyematan pin kehormatan dari Ketua Agung Majelis Keturunan To Manurung (MKT) Sulsel, Andi Pamadengrukka Mappanyompa, dalam peringatan Hari Jadi ke-IX MKT.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Claro Makassar, Minggu (12/04/2026) kemarin dan dihadiri tokoh adat, pemangku kerajaan serta perwakilan organisasi budaya dari berbagai daerah, termasuk luar Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Peringatan HUT ke-IX MKT Sulsel mengusung tema,”Wija To Manurung, Adaptif dalam Perubahan, Teguh dalam Tradisi, Memetik Kearifan Masa Lalu untuk Kejayaan Masa Depan”.

Jufri Rahman hadir didampingi istrinya, Melani Simon Jufri, yang juga menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulsel. Keduanya tampil mengenakan pakaian adat Melayu berwarna kuning.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau turut menyematkan pin kehormatan kepada para inisiator pendiri MKT, termasuk Andi Ibrahim.

Sebagai Ketua Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sulsel, Jufri Rahman menegaskan, bahwa Majelis Keturunan To Manurung memiliki peran penting dalam merangkul dan merekatkan kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan yang kaya akan adat dan kearifan lokal.

Menurutnya, peran tersebut menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial berbasis budaya di tengah arus modernisasi.

“Kita berharap organisasi ini mampu menyatukan kerajaan-kerajaan dalam satu persepsi untuk menghadapi masa depan,”ujarnya, Selasa (14/04/2026).

Ia menambahkan, MKT juga berfungsi melestarikan serta mewariskan nilai-nilai luhur To Manurung sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan zaman.

Sementara itu, Ketua MKT Sulawesi Selatan, Andi Pamadengrukka Mappanyompa menyampaikan, apresiasi atas kehadiran para tokoh adat dari berbagai kerajaan, termasuk dari luar daerah.

“Kami berharap Majelis Keturunan To Manurung semakin mendorong pelestarian nilai-nilai budaya,”katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi guna memastikan keberlanjutan nilai budaya tetap terjaga di tengah perubahan zaman.(*)

Pos terkait